7 Minuman Alkohol Khas Indonesia yang Legendaris

Diambil dari beberapa sumber, berikut 7 jenis miras lokal yang perlu kamu ketahui.

7 Minuman Alkohol Khas Indonesia yang Legendaris
7 Minuman Alkohol Khas Indonesia yang Legendaris

Perlu diketahui, miras lokal atau tradisional yang umumnya terbuat dari proses fermentasi bahan-bahan, seperti nira, beras, buah, dan lain sebagainya dimilik beberapa daerah di Indonesia. Minuman alkohol khas nusantara ini juga menjadi bagian dari tradisi atau adat guna menyambut tamu atau untuk merayakan sesuatu.

Diambil dari beberapa sumber, berikut 7 jenis miras lokal yang perlu kamu ketahui.

1. Ciu

Minuman keras khas nusantara berikutnya yaitu Ciu. Keberadaan Ciu sudah tersebar hampir diseluruh Jawa Tengah. Minuman keras yang terbuat dari dari ketela pohon ini memiliki dua varian, varian pertama bernama ciu Bekonang dari Sukoharjo, varian kedua yaitu ciu Banyumas.

2. Tuak

Jenis miras lokal berikutnya adalah tuak. Tuak termasuk minuman keras dengan kadar alkohol yang ringan yakni 8 persen. Minuman yang terbuat dari gula aren ini bisa dibilang sangat populer di tanah air, maka tak heran jika keberadaannya mudah ditemukan di Indonesia, Sumatera dan Lombok, misalnya.

Baca Juga: 7 Club Malam Paling Hits di Ibu Kota Jakarta

3. Arak Bali

Arak Bali salah satu minuman keras khas nusantara ini berasal dari Bali.  Biasanya miras lokal ini disajikan saat ritual atau upacara adat. Minuman ini terbuat dari hasil fermentasi sari kelapa dan buah-buahan. Arak Bali mengandung kadar alkohol sekitar 30-50 persen.

4. Sopi

Minuman keras ini berasal dari Flores dan Maluku. Sopi terbuat dari aren atau enau. Proses pembuatan Sopi dengan cara disuling dan difermentasi di batang bambu sekitar 10 hari.  Bagi masyarakat setempat, minuman yang memiliki cita rasa manis ini melambangkan kebersamaan yang biasa disajikan dalam sejumlah acara khusus, seperti ritual atau upacara adat.

5. Lapen

Lapen ini merupakan minuman keras yang berasal dari Yogyakarta. Minuman ini mengandung kadar alkohol yang sangat keras yakni mencapai 80 persen. Cara pembuatannya yaitu cairan alkohol murni dicampur air biasa dengan perbandingan 1:4 atau 1:5. Setelah itu, cairan buah-buahan dimasukan ke dalam lapen.

Baca Juga: Beach Club di Bali dengan Fasilitas Kolam Renang dan Biaya Masuk Gratis yang Wajib Kamu Kunjungi

6. Cong Yang

Selain ciu, di Jawa Tengah juga terkenal dengan minuman keras khas bernama Cong Yang. Jenis miras lokal ini berasal dari Semarang, Jawa Tengah.Miras lokal ini sebenarnya memiliki merek "Cap Tiga Orang" dengan alkohol golongan B atau karad alkohol 19.5%. Cong Yang dibuat dari hasil fermentasi beras putih, gula pasir, spirit, aroma, pewarna makanan dan dikemas dalam botol.

7. Cap Tikus

Cap Tikus adalah miras yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Cap Tikus sendiri terbuat dari dari hasil fermentasi dan distilasi air nira yang berasal dari pohon aren. Minuman keras khas Indonesia ini sudah dikenal sejak lama oleh masyarakat Minahasa. Umumnya, Cap Tikus di konsumsi oleh para bangsawan hingga masyarakat umum dalam acara adat. Namun seiring perkembangan zaman, kini minuman keras khas Indonesia yang satu ini banyak diincar wisatawan mancanegara.

Itulah beberapa jenis miras lokal asli dari Indonesia yang perlu kamu tahu. Dari 7 minuman keras di atas, adakah yang pernah kamu coba? Atau apakah tertarik mencobanya?