7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial ke Kesehatan Mental

Perkembangan teknologi di era globalisasi membawa dampak Media Sosial yang besar bagi kehidupan kesehatan masyarakat di seluruh dunia dalam banyak hal.

7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial ke Kesehatan Mental
7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial ke Kesehatan Mental

MPOTIMES - Perkembangan teknologi di era globalisasi membawa dampak Media Sosial yang besar bagi kehidupan kesehatan masyarakat di seluruh dunia dalam banyak hal. Salah satu pengaruh tersebut berdampak pada perubahan kebiasaan manusia.

Menelusuri timeline media sosial, bahkan jika Anda duduk berjam-jam atau seharian, bukan lagi kebiasaan yang aneh akhir-akhir ini. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini bukanlah kebiasaan yang baik.

Menurut data dari American Academy of Pediatrics pada April 2011, anak-anak dan remaja harus mewaspadai potensi efek buruk media sosial, seperti cyberbullying dan depresi. Namun, risiko yang sama dapat terjadi pada orang dewasa.

Seperti dilansir Forbes, ada beberapa penelitian singkat yang menunjukkan efek negatif media sosial terhadap kesehatan mental:

Kecanduan Media Sosial

7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial (Foto Dok: Istimewa)

Nottingham Trent University melakukan survei tentang ciri-ciri psikologis dan kepribadian serta penggunaan media sosial pada Maret 2011. Dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa mungkin ada disabilitas yang bisa disebut "kecanduan Facebook".

Standar kecanduan ini biasanya mengabaikan kehidupan pribadi, pencelupan mental, pelarian dari kenyataan, dan suasana hati yang mudah terpengaruh. Kondisi ini biasa terjadi di kalangan pengguna media sosial.

Sementara itu, studi lain oleh Swansea University menemukan bahwa pengguna internet (media sosial dan perangkat digital lainnya) terpengaruh secara psikologis ketika mereka berhenti menggunakannya.

"Terlalu lama sudah diketahui bahwa pengguna media sosial yang sangat bergatung pada digital cemas ketika mereka mencoba berhenti menggunakannya, tapi sekarang mereka dapat lihat efek terhadap kesehatan mentalnya dari perubahan psikologis yang sebenarnya," kata peneliti, Phil Reef dikuti FORBES.

Lebih Banyak Sedih dari pada Bahagia

7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial (Foto Dok: Istimewa)

Semakin lama kita menggunakan media sosial, semakin tidak bahagia kita. Fakta ini terungkap dalam survei yang dilakukan oleh University of Michigan pada Agustus 2013.

Laporan tersebut menemukan bahwa orang yang menggunakan Facebook sepanjang hari memiliki kesejahteraan dan kepuasan hidup yang lebih rendah untuk sementara waktu. Para peneliti berspekulasi bahwa ini ada hubungannya dengan fakta bahwa Facebook meningkatkan kesadaran akan isolasi sosial.

Isu isolasi sosial juga diperkuat oleh penelitian lain yang dilakukan oleh tim peneliti di University of Pittsburgh pada Maret 2017. Studi tersebut menyimpulkan bahwa semakin lama Anda berada di media sosial, semakin terisolasi Anda.

Dia Selalu Membandingkan Hidupnya dengan Orang Lain

7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial (Foto Dok: Istimewa)

Salah satu alasan media sosial bisa merasa terisolasi adalah faktor persaingan. Ketika seseorang menelusuri media sosial dan melihat kehidupan orang lain di sana, ia cenderung menilai dirinya sendiri dan membandingkannya dengan orang tersebut.

Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti di University of Houston dan Palo Alto di AS pada Oktober 2014 menunjukkan bagaimana membandingkan bagaimana perasaan orang lain lebih baik atau lebih buruk.

Akibatnya, banyak pengguna merasa tidak puas dan orang lain berpikir bahwa mereka lebih baik dari diri mereka sendiri. Para peneliti percaya bahwa orang yang sering membandingkan diri mereka dengan orang lain di media sosial lebih mungkin mengembangkan gejala depresi.

Media Sosial Dapat Menyebabkan Kecemburuan

7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial (Foto Dok: Istimewa)

Membandingkan diri Anda dengan orang lain di media sosial tidak hanya menyebabkan gejala depresi. Perbandingan seperti ini juga bisa menimbulkan kecemburuan sosial jika kita merasa tidak bisa bersaing dengan orang tersebut.

Sebuah studi oleh Forbes, sebuah studi di Universitas Humboldt di Berlin Jerman, menunjukkan bahwa penggunaan pengguna Facebook meningkatkan kecemburuan dan emosi negatif yang tidak menyenangkan lainnya. Mereka menambahkan, itu bisa menjadi episode yang bajik.

Mengapa lingkaran kebajikan? Karena ketika kita cemburu, kita cenderung bersaing agar merasa lebih baik dari pesaing kita. Dan ketika orang yang kita lawan menemukan bahwa kita lebih baik darinya, dia cemburu dan siklus persaingan berlanjut.

Selalu Berpikir Bahwa Media Sosial Sangat Diperlukan

7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial (Foto Dok: Istimewa)

Tidak sehat untuk selalu kembali ke media sosial, meskipun kita tahu media sosial tidak akan membuat kita lebih baik. Sama seperti penyalahgunaan narkoba, kita bertanya-tanya apakah meminumnya akan memperbaikinya atau tidak.

Sebuah studi oleh Christina Sagioglou dari University of Innsbruck di Austria menunjukkan bagaimana perasaan orang ketika mereka ingin menggunakan media sosial dan bagaimana perasaan mereka setelah menggunakannya. Seperti penelitian lain, peserta hampir selalu lebih sakit setelah menggunakan media sosial daripada setelah melakukan aktivitas lain.

Namun, eksperimen selanjutnya menunjukkan bahwa orang umumnya percaya bahwa mereka merasa lebih baik setelah menggunakan media sosial. Ini terdengar seperti kasus kecanduan yang khas.

Jika Anda Memiliki Banyak Teman, Anda Tidak Akan Bersosialisasi

7 Dampak Buruk Bermain Media Sosial (Foto Dok: Istimewa)

Banyaknya teman di media sosial tidak menjamin bahwa seseorang akan baik-baik saja di kehidupan nyata. Tahun lalu, tepatnya 20 Januari 2016, sebuah penelitian oleh ahli antropologi dan psikolog Inggris R.I.M. Dunbar menemukan bahwa otak manusia memiliki kemampuan terbatas untuk menangani banyak teman, dan seseorang dapat menyimpannya. Ini telah ditunjukkan hanya untuk interaksi sosial (non-virtual). persahabatan. Jadi, jika seseorang merasa "GAUL" ketika memiliki banyak teman di media sosial, bukan berarti mereka "Gaul" di dunia nyata.

Karena kesepian sangat erat kaitannya dengan kesehatan mental sehingga teman online tidak memiliki efek terapeutik yang sama seperti teman di kehidupan nyata, sangat penting untuk memiliki seseorang yang benar-benar dapat menemani dan mendukung Anda dalam kehidupan nyata.

Dampak Pada Hubungan yang Sebenarnya

Efek negatif yang terakhir dari media sosial dapat mempengaruhi hubungan dunia nyata. Dia pasti bertemu teman-temannya, menghabiskan waktu di kafe dan restoran, bertukar berita dan cerita, dan menunjukkan kekagumannya. Namun yang terjadi selanjutnya adalah masing-masing teman Anda sibuk dengan ponsel mereka dan mereka tidak acuh dengan dunia nyata di sekitar mereka.

Selalu menjadi masalah bahwa kehadiran ponsel dapat mempengaruhi dan mengganggu interaksi langsung antar manusia, apalagi kehadiran smartphone seolah mampu mengatasi segalanya. Hubungan romantis juga tidak terpengaruh oleh media sosial. Parah riset di salah satu Universitas Guelph Kanada meriset 300 orang yang usia 17 sampai 24 tahun tentang cemburuan yang mereka rasain terkait dengan media sosial Facebook. Peneliti mengajukan pertanyaan seperti, "Seberapa besar kemungkinan Anda menjadi cemburu setelah pasangan Anda menambahkan teman baru lawan jenis yang tidak Anda kenal?"

Wanita menghabiskan lebih banyak waktu di Facebook daripada pria dan mengalami lebih banyak kecemburuan saat melihat pasangan pria mereka melakukan salah satu hal di atas. Para peneliti menyimpulkan bahwa mereka merasa bahwa lingkungan Facebook menghasilkan perasaan ini dan menyatakan keprihatinan tentang kualitas hubungan mereka saat ini.

Nah sekarang kalian sudah tahukan kebiasaan sehari-hari anda dengan bermain Media Sosial itu efek negatifnya sangat berpengaruh untuk kesehatan kalian maka sekarang ubah sedikit demi sedikit kebiasaan buruk kalian yah demi masa depan kalian terima kasih guys salam dari MPOTIMES.