Rekomendasi Jenis Masker untuk Cegah Covid-19

Sejak pandemi Covid-19, kebutuhan pasar akan masker penutup hidung dan mulut meningkat. Semua kegiatan di luar rumah, kita harus mematuhi protokol kesehatan melalui penggunaan masker.

Rekomendasi Jenis Masker untuk Cegah Covid-19
Jenis Masker untuk Cegah Covid-19

MPOTIMES - Sejak pandemi Covid-19, kebutuhan pasar akan masker penutup hidung dan mulut meningkat. Semua kegiatan di luar rumah, kita harus mematuhi protokol kesehatan melalui penggunaan masker.

Masker masa kini seolah menjadi tameng utama yang mencegah kita menularkan virus melalui droplet atau udara. Dengan adanya lapisan filter maka partikel kasar dan halus akan tersaring sehingga udara yang dihirup menjadi udara yang lebih berkualitas.

Masker juga sangat dianjurkan untuk merawat penderita penyakit menular. Sementara itu, sebelum pandemi, masyarakat juga banyak memakai masker untuk menghindari polusi udara yang bisa memicu gangguan pernapasan atau jerawat di wajah.

Meningkatnya kasus Covid-19 yang saat ini terjadi di Indonesia membuat Anda harus menyesuaikan protokol kesehatan saat beraktivitas dengan orang lain. Gunakan Masker kapan saja saat anda beraktivitas baik di luar rumah maupun Saat berada di ruangan ber-AC selain rumah, seperti saat bekerja di kantor misalnya, usahakan selalu memakai masker.

Cara menggunakan masker yang benar

Masa pandemi memaksa kita untuk tetap memakai masker saat jauh dari rumah, saat sakit atau merawat orang sakit. Namun, tidak sedikit orang yang masih belum mengetahui cara menggunakan masker dengan benar.

Masker digunakan dengan cara yang benar, yaitu sesuai dengan jangka waktu yang dianjurkan. Masker umumnya diganti setiap empat jam atau maksimal hanya enam jam.

Pastikan masker cocok digunakan dengan mengatur bagian luar dan dalam. Maka penggunaan masker harus menutupi hidung, mulut, dan dagu Anda.

Tekan bagian atas masker agar sesuai dengan bentuk hidung Anda, sehingga bagian atasnya benar-benar tertutup sesempurna mungkin. Tali masker harus terpasang dengan benar ke telinga dan, jika perlu, dikencangkan dengan membuat simpul dan kemudian diikat ke telinga.

Jika sudah dipakai, lepas masker yang hanya memegang talinya lalu buang. Segera laukakan mencuci tangan dengan sabun setelah membuang masker ke tempat sampah. Untuk masker kain bisa langsung dicuci dengan detergen, direbus (bila perlu), lalu dijemur hingga kering.

Jenis Masker untuk Cegah Covid-19

Kamu juga pasti sudah mengetahui bahwa ada beragam jenis masker untuk cegah Covid-19. Namun, apakah kamu mengetahui masin-masing di antaranya memiliki efektivitas yang berbeda-beda?

Berikut CekAja jelaskan jenis masker untuk cegah Covid-19 beserta tingkat efektivitas dan saran penggunaannya.

1. Masker Kain

masker (Money Kompas.com)

Jenis masker untuk cegah Covid-19 yang pertama adalah masker kain yang wajib dibuat dengan dua lapisan. Masker kain adalah pilihan masker paling terakhir yang disarankan untuk digunakan. Meskipun begitu, menggunakan masker kain masih lebih baik daripada tidak menggunakan masker sama sekali.

Saat penyebaran virus corona makin menggila, penggunaan masker kain kembali disarankan sebagai lapisan kedua setelah masker medis. Untuk perlindungan maksimal, gunakan masker medis terlebih dulu, lalu lapisi dengan masker kain.

Masker kain sebaiknya diganti setiap 4 jam. Segera cuci masker kain dengan deterjen, dan kamu bisa kembali menggunakannya ketika sudah kering terjemur.

Bahan masker kain biasanya terbuat dari katun. Namun, jika melihat efektivitasnya, sebaiknya katun dikombinasikan dengan bahan sifon sehingga menhasilkan masker kain dua lapis yang lebih ampuh melindungi penggunanya.

Harga masker kain termasuk murah karena bisa digunakan berulang. Harganya mulai dari Rp3.000 saja per buah.

2. Masker Medis Dua Lapis

masker (Suara.com)

Kedua, kamu bisa memilih jenis masker untuk cegah Covid-19 dalam bentuk masker medis atau masker bedah dua lapis. Efektivitas masker ini sama dengan masker kain, karena sama-sama terdiri dari dua lapisan.

Saat ini, penjualan masker medis dua lapis terbilang jarang karena efektivitasnya kalah dengan masker medis tiga lapis. Masker medis dua lapis dijual dengan harga Rp9.000 hingga Rp10.000 per bungkus dengan isi tiga masker.

Penggunaan masker medis dua lapis disarankan hanya untuk orang yang sehat, dan digunakan dengan lapisan tisu atau digandakan dengan masker medis tiga lapis, agar lebih efektif menyaring partikel halus.

Kamu bisa menggunakan masker ini hanya selama 4 jam. Setelah itu, buang dan ganti dengan masker yang baru.

3. Masker Medis Tiga Lapis

masker ( KlikDokter)

Masker medis tiga lapis menjadi jenis masker untuk cegah Covid-19 yang banyak digunakan orang saat ini. Tiga lapisan itu terdiri dari lapisan kedap air (bagian terluar), lapisan penyaring berdensitas tinggi (bangian tengah), dan lapisan penyerap cairan ketika pengguna bersin atau batuk (bagian dalam).

Penggunaan masker medis tiga lapis disarankan untuk orang yang sedang flu atau batuk, untuk tenaga medis, dan lansia. Di masa pandemi ini, penggunaan masker medis tiga lapis sebaiknya digandakan dengan masker kain.

Sama seperti masker dasar lainnya, kamu wajib mengganti masker ini setiap 4 jam dan segera buang masker karena masker medis tidak bisa dipakai berulang. Harga masker medis tiga lapis sekitar Rp12.000 per bungkus, dengan isi tiga sampai lima masker.

4. Masker N95

masker (Money Kompas.com)

Masker N95 adalah jenis masker untuk cegah Covid-19 dengan tingkat efektivitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan masker medis dua dan tiga lapis. Masker N95 melindungi penggunanya dari droplet dan partikel kecil seperti aerosol.

Produk masker ini tidak dijual untuk publik, karena stoknya diutamakan bagi tenaga kesehatan di masa pandemi ini.

5. Masker Reusable Facepiece Respirator

masker (Amazon)

Jenis masker untuk cegah Covid-19 yang terakhir adalah masker reusable facepiece respirator. Masker ini unggul dalam menyaring udara, karena partikel kecil hingga gas juga dapat disaring dan menghasilkan udara yang lebih bersih.

Namun, masker ini memang sedikit kurang nyaman digunakan karena tali yang lebih ketat. Kualitas filter masker reusable facepiece respirator beragam, dengan harga sekitar Rp200.000-an.

Pekerja dengan risiko aktifitas tinggi disarankan menggunakan masker yang satu ini.