Berapa Macam Jenis Gitar Akustik Yang Kamu Ketahui

6 jenis gitar akustik menurut jenis meterial dan senar nya

Berapa Macam Jenis Gitar Akustik Yang Kamu Ketahui

Gitar akustik merupakan jenis alat musik gitar yang menghasilkan bunyi dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan (bridge) tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara yang telah dialirkan ke dalam ruang suara ini akan beresonansi terhadap kayu badan gitar.

Seluruh bagian gitar akustik umumnya terbuat dari kayu dengan senar berbahan baja atau nilon. Jenis dan kualitas kayu serta jenis senar yang digunakan tentu akan mempengaruhi suara yang dihasilkan.

Berikut ini adalah jenis-jenis gitar akustik yang berdasarkan bentuk, karakteristik, dan mekanisme suara yang dihasilkan.

  1. Gitar Senar Baja (steel-string)

Gitar senar baja merupakan gitar akustik yang paling umum digunakan, gitar untuk pemula, dan bisa dikatakan sebagai instrumen dasar untuk para pencipta lagu. Instrumen yang serba guna, kaya akan nada dan resonansi, serta menjadi instrumen wajib untuk para musisi.

Seperti namanya, gitar senar baja memiliki senar yang terbuat dari bahan baja dan memiliki 14 sampai 16 fret. Secara umum memang lebih keras dan seringkali dapat membuat sakit pada jari ketika memainkannya, namun senar baja dapat menghasilkan suara yang lebih melengking dan bright sehingga lebih fleksibel untuk memainkan berbagai genre musik.

  1. Gitar Klasik

Gitar spanyol, begitu memang biasanya gitar klasik ini disebut, karena memang tempat asalnya dari Spanyol. Gitar klasik memiliki ukuran badan yang lebih ramping daripada gitar senar baja. Selain itu, ia menggunakan senar nilon (bukan baja).

Ukuran leher gitar klasik juga tak lebih panjang dari gitar senar baja. Jumlah fret pada gitar klasik hanya 12 hingga 14 sampai body gitar. Penggunaan senar dari bahan nilon pada gitar klasik menghasilkan karakter suara yang tebal, lembut, dan romantic yang cocok digunakan pada musik klasik.

  1. Gitar Flamenco

Gitar flmenco merupakan instrumen senar nilon lain di samping gitar klasik yang sama-sama berasal dari Spanyol. Gitar ini juga sama-sama tidak memiliki fleksibilitas luas seperti gitar senar baja, karena umumnya digunakan untuk toque, yaitu bagian bermain gitar pada seni flamenco dari Spanyol.

Gitar flamenco dibuat lebih ringan dengan atasan yang lebih tipis daripada gitar klasik yang menghasilkan kualitas karakter suara yang lebih terang dan perkusif. Gitar flamenco secara tradisional terbuat dari kain cypyp Spanyol, sycamore, atau rosewood untuk bagian belakang dan samping, kemudian pohon cemara untuk bagian atas.

Salah satu perbedaan lagi yang terlihat dari gitar flamenco dengan gitar klasik adalah ukuran fretboard-nya yang lebih lebar. Gitar flamenco kebanyakan menjadi pilihan musisi atau orang-orang yang gemar memainkan not dengan variasi panjang.

Cara memainkannya pun sedikit berbeda dengan gitar klasik atau gitar pada umumnya. Untuk jelasnya, beberapa musisi gitar flamenco bisa kita saksikan sebagai acuan: Paco De Lucia, Vicente Amigo, Sabicas, Diego Del Gastor, Serranito dan Paco Pena.

  1. Gitar Resonator

Gitar resonator merupakan gitar akustik yang suaranya berasal dari satu atau lebih kerucut logam yang berputar (resonator), bukan berbahan kayu pada body bagian atasnya. Pada gitar ini, kita juga tak akan menemukan lubang suara karena telah digantikan dengan piringan bundar yang berguna untuk menyembunyikan resonator kerucut.

Awalnya, gitar resonator dirancang supaya suara yang dihasilkan menjadi lebih keras dibanding dengan gitar berbahan dasar kayu pada umumnya. Gitar kayu dianggap tidak mampu bersaing dengan instrumen lainnya pada pduan musik orkestra.

  1. Gitar Baja

Gitar baja ini berasal dari kebudayaan orang-orang Hawaii. Gitar ini memiliki beban yang cukup berat jika dibandingkan dengan gitar pada umumnya, sehingga cara memainkannya pun harus dipangku.

Gitar baja terdiri dari dua jenis gitar, lap guitar dan gitar dengan pedal yang dimainkan secara horizontal di atas pangkuan. Dengan cara kaki kiri menekan instrumen pada pedal, sedangkan kaki kanan digunakan untuk mengatur volume pada pedal.

Untuk lap guitar, cara memainkannya dengan diaruh di atas pangkuan atau di atas meja. Memainkannya pun bukan dengan menekan senar pada fretboard dengan jari, melainkan menggunakan metal bar.

  1. Gitar 12 Senar

Sesuai dengan namanya, gitar ini memiliki 12 senar yang digabungkan berpasang-pasang, sehingga secara sekilas tetap terlihat seperti 6 senar. Dengan paduan 12 senar, gitar ini dapat menghasilkan nada suara yang lebih jernih dan jelas.

Untuk memainkan gitar ini dengan benar, kita harus menekannya lebih kuat agar tidak menghasilkan suara yang fals. Gitar 12 senar ini sangat baik untuk progress akord penuh dan tebal yang seringkali beresonansi dengan cara yang sepertinya lebih dari satu gitar dimainkan.