8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo. Event empat tahunan ini resmi digelar. Indonesia diprediksi akan meraih prestasi

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo
8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo

MPOTIMES - 8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo. Event empat tahunan ini resmi digelar. Indonesia diprediksi akan meraih prestasi di sejumlah cabang olahraga. Apa saja?

Dengan kekuatan 28 kontingen dari delapan cabor, Indonesia memiliki peluang untuk merengkuh prestasi paling tinggi medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Di bawah ini adalah ulasan peta kekuatan Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga Jadwal Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 (2021)

Kontingen negara kita terdiri dari 11 atlet bulutangkis, 4 atlet panahan, 2 dari atletik, 5 angkat besi, 2 rowing, satu menembak, dua renang, dan satu atlet surfing plus cadangan. 

Jumlah yang sama seperti pada saat Indonesia meraih satu medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 oleh Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir di nomor ganda campuran bulutangkis.

Baca Juga Jadwal Lengkap Sepakbola Pria Olimpiade Tokyo 2021

Pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali tidak menjelaskan jumlah medali yang menjadi target incaran para atlet Indonesia. Namun, kontingen Indonesia diharapkan mampu membuat prestasi lebih baik dari yang diraih pada Olimpiade edisi 2016.

Di bawah ini adalah peta kekuatan kontingen Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2020:

1. Atletik

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Media Indonesia)

Atletik diwakili Lalu Muhammad Zohri yang akan berlaga di nomor paling bergengsi, 100 meter putra. Lalu melaju ke Olimpiade setelah finis posisi tiga dengan catatan waktu 10,03 detik di Golden Grand Prix Osaka, Jepang bulan Mei 2019 yang sekaligus menjadi catatan waktu terbaik yang ia raih sekarang ini.

Dalam Olimpiade Tokyo 2020, PB PASI tak menargetkan jumlah medali untuk Lalu Zohri. PASI ingin Lalu Zohri dapat melaju ke final nomor lari 100 meter di Tokyo mendatang.

"Sebisa mungkin dia bisa ke semifinal saja sudah bagus banget. Tapi kalau bisa, dia ke final. Tidak ada target waktu, tapi Lalu punya target pribadi bisa lari di bawah 10 detik. 

Soal medali, mudah-mudahan, melihat latihannya saya yakin lah dia bisa masuk final dan lari di bawah 10 detik dan bisa memecahkan rekor atas namanya sendiri. 

Bisa saja di 9,99 detik, kan tetap di bawah 10 detik," kata pelatih Lalu Zohri, Eni Nuraeni.

2. Bulutangkis - Rutin Kasih Medali Untuk Indonesia - Berikutnya Olimpiade Tokyo

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Liputan 6)

Cabang olahraga bulutangkis diwakili 11 atlet. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie dari kategori tunggal putra, Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ganda putra serta pasangan ganda campuran yang diwakili Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Bulutangkis adalah cabang olahraga Indonesia yang memiliki tradisi meraih emas Olimpiade. Saat ini, Tim Badminton Indonesia juga memiliki target meraih medali emas. Ganda campuran dan dan ganda putra menjadi ujung tombak.

"Beban kami memang berat, tapi mudah-mudahan kami bisa mempertahankan tradisi emas Olimpiade untuk Indonesia. Ganda putra dan ganda campuran yang kami targetkan semoga mereka bisa maksimal," ujar Riony Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (6/7).

3. Panahan

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Rappler)

Melalui empat kontingennya di Olimpiade Tokyo 2020, panahan optimis mampu meraih medali emas untuk Indonesia kali ini. Keempat atlet panahan itu adalah Alviyanto Bagas Prasetyadi, Riau Ega Agatha Salsabila, Diananda Choirunnisa, dan Arif Pangestu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Ikhsan Ingratubun, memberikan penjelasan bahwa panahan Indonesia ditargetkan meraup sedikitnya satu medali emas serta satu medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. 

Emas menjadi target yang harus diraih tim beregu putra, sementara untuk beregu campuran diharapkan mampu mendapatkan perak atau paling tidak perunggu.

Keyakinan tersebut muncul setelah skor yang dihasilkan beregu putra sepanjang persiapan masuk ke dalam poin medali emas di Olimpiade Tokyo, yaitu 666 poin yang diciptakan Arif dan Bagas, sementara Riau Ega memiliki poin terbaik di 654 dan 660. Sedangkan poin standar terdapat di 634.

"Sudah di angka-angka yang insyaAllah bisa [meraih] medali di Olimpiade Tokyo 2020. Kan sudah bisa dilihat saat mereka bertanding di Paris [2021 Archery Final Olympic Qualification Tournament]. 

Makanya tidak heran tiga-tiganya dapat nilai 10. Jadi bukan target muluk-muluk," kata Ihsan dikutip dari CNN Indonesia beberapa waktu yang lalu.

4.Menembak

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Okezone)

Indonesia diwakili satu-satunya atlet dari cabang olahraga menembak, yaitu Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba yang akan berlaga di nomor 10 meter air rifle putri. Dalam Olimpiade Tokyo 2020, Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) menyatakan tidak menargetkan medali untuk Vidya.

Perbakin cuma memiliki harapan Vidya mampu melaju ke laga final nomor 50 meter rifle three positions putri serta 10 meter air rifle putri. 

"Targetnya dia [Vidya Rafika] itu masuk final, karena dia masih muda banget. Baru 20 tahun," kata Firtian Yudit Swandarta, Sekretaris Jenderal Perbakin

5. Dayung (Rowing)

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Good News From Indonesia)

Cabor dayung Indonesia juga diwakili kontingen dalam Olimpiade Tokyo 2020 dari nomor lightweight women's double sculls (LW2x) atas nama Mutiara Rahma Putri/Melani Putri. 

Mereka berdua melaju setelah merebut posisi empat pada even kualifikasi di Tokyo yang dilangsungkan 7 Mei yang lalu.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI), Budiman Setiawan mengatakan pada cabor rowing di Olimpiade Tokyo 2020 tidak ada target jumlah medali. 

Akan tetapi, meski tidak memiliki target medali, Budiman ingin kedua pemainnya mampu berkompetisi dengan maksimal.

6. Surfing

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Perfect Wave Travel)

Ini merupakan pertama kali surfing turun di Olimpiade, Indonesia sukses mengirimkan atletnya. Rio Waida merupakan kontingen yang mewakili Indonesia di gelaran Olimpiade Tokyo 2020.

Meski tampil perdana, surfing tak ingin melewatkan kesempatan untuk merebut medali bagi Indonesia. Meski perjuangan yang akan dilalui Rio Waida sulit karena akan bertemu lawan-lawan kuat sejak fase pertama.

7. Angkat Besi

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Berita Tagar)

Angkat besi adalah cabor yang tidak pernah melewatkan membawa medali Olimpiade untuk Indonesia sejak tahun 2000. 

Saat ini, angkat besi Indonesia memiliki kekuatan lima lifter di Olimpiade Tokyo 2020, yaitu Eko Yuli Irawan yang berlaga di level 62 kg putra, Deni di kelas 67 kg putra, Windy Cantika Aisah di level 49 kg putri, Nurul Akmal di 87 kg putri, dan Rahmat Erwin Abdullah di kelas 73 kg putra.

8. Renang

8 Cabor Yang Berpotensi Meraih Medali Untuk Indonesia Di Olimpiade Tokyo (Medcom)

Renang menurunkan dua wakil di Olimpiade Tokyo 2020 lewat jalur wildcard. Mereka merupakan Aflah Fadlan Prawira yang berlaga di nomor 400 meter dan 1500 meter gaya bebas dan Azzahra Permatahani di nomor 200 meter gaya ganti putri.

Wisnu Wardhana, Sekjen Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menjelaskan kedua perenang Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 tak diberikan beban meraih medali.