Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final

Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final. Bantuan apa yang dimaksud oleh media olahraga Italia tersebut? 

Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final
Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final

Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final. Bantuan apa yang dimaksud oleh media olahraga Italia tersebut? 

Media Italia Corriere Dello Sport menyatakan bahwa Tim Nasional Inggris perlu dibantu wasit untuk dapat lolos ke Final Euro 2020. Hal itu merujuk pada kejadian yang terjadi di partai semifinal antara Inggris melawan Denmark.

Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final (cdni.rt.com)

Pada laga tersebut, pertandingan harus dilanjutkan melalui tambahan waktu 2 x 15 menit karena skor sama kuat 1-1 pada waktu normal. Pada tambahan waktu, terjadilah sebuah drama yang membuat jutaan penggemar sepakbola dari seluruh dunia mendidih, terutama mereka yang mendukung Denmark, dan atau yang membenci Tim Nasional Inggris.

Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Inggris Raheem Sterling dilanggar oleh pemain belakang tim dinamit, Miehle. Namun keputusan itu berbau kontroversi karena Raheem Sterling diduga melakukan diving dengan menjatuhkan diri. Wasit bersikeras itu sebuah pelanggaran meski seluruh pemain Denmark melancarkan protes.

Hal itu karena kaki kanan Miehle terlihat menjegal pemain Manchester City tersebut. Harry Kane, Sang Kapten Inggris sukses menjebol gawang Denmark, meski penaltinya sempat ditepis oleh penjaga gawang Kasper Schmeichel.

Corriere Dello Sport Lupa Bahwa Italia Pernah Dibantu Wasit

Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final (Indosport.com)

Rupanya media Italia Corriere Dello Sport dalam artikelnya mengatakan bahwa Inggris perlu dibantu wasit untuk lolos ke Final. Sepertinya media Italia tersebut amnesia. Mungkin penulisnya belum lahir ketika Tim Nasional negaranya pernah melakukan penalti kontroversial ketika Italia berhadapan melawan Australia di partai 16 besar Piala Dunia 2006.

Kala itu pemain Italia, Fabio Grosso juga menjatuhkan diri di kotak penalti untuk bisa mendapatkan hadiah penalti. Francesco Totti yang dipercaya sebagai algojo sukses menjebol gawang The Socceroos yang dijaga kiper Mark Schwarzer. Grosso bahkan secara jelas mengaku bahwa dirinya melakukan diving saat jumpa pers.

Corriere Dello Sport Sebut Inggris Dibantu Wasit Ke Final (Min.news)

Nah, kenapa dengan kejadian itu tak membuat media Italia tersebut bercermin? Tentu saja karena mereka berusaha melakukan perang psikologis kepada para punggawa Inggris. Jatuhnya Sterling masih bisa diperdebatkan. Sterling juga mengatakan dirinya dilanggar dengan kaki kanan pemain Denmark, sementara Grosso secara jelas mengatakan dirinya diving.