Garuda Terkam "Kucing" Di Laga Terakhir Babak Penyisihan Grup - Indonesia Optimis Gilas Singapura

Garuda Terkam "Kucing" Di Laga Terakhir Babak Penyisihan Grup - Indonesia Optimis Gilas Singapura. Tapi merah putih harus tetap konsentrasi untuk menjaga asa ke partai final.

Garuda Terkam "Kucing" Di Laga Terakhir Babak Penyisihan Grup - Indonesia Optimis Gilas Singapura
Garuda Terkam "Kucing" Di Laga Terakhir Babak Penyisihan Grup - Indonesia Optimis Gilas Singapura (assets.pikiran-rakyat.com)

MPOTIMES - Garuda Terkam "Kucing" Di Laga Terakhir Babak Penyisihan Grup - Indonesia Optimis Gilas Singapura. Tapi merah putih harus tetap konsentrasi untuk menjaga asa ke partai final.

Tim Nasional Indonesia akhirnya memastikan diri melangkah ke babak semifinal Piala AFF Suzuki 2021, setelah mengandaskan Malaysia 4-1 tanpa ampun.

Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia benar-benar dibuat tidak berdaya. Indonesia bahkan terlihat seperti sedang berlatih saja. Harimau pun kemudian berubah menjadi kucing.

Indonesia, sejatinya adalah underdog di turnamen ini. Hal itu wajar, mengingat sepak terjang merah putih di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang hanya menjadi bulan-bulanan Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Malaysia lebih dijagokan mendampingi Vietnam untuk melaju ke babak semifinal AFF Suzuki Cup 2021. Media asal negara tersebut bahkan berkoar-koar timnas mereka bakal dengan mudah melewati hadangan Indonesia.

Legenda Kucing Malaya Optimis Indonesia Tidak Lolos

Safee Sali, legenda Harimau Malaya (atau kucing malaya) dengan super optimis menyebut Indonesia tidak akan lolos ke semifinal. Tak hanya media Malaysia saja yang sangat yakin merah putih akan tersingkir di babak penyisihan grup. 

Media asal Thailand dan Vietnam juga tak kalah yakin bahwa skuad Garuda akan ‘pamit’ lebih awal. Namun, Indonesia yang berstatus underdog justru tampil garang sepanjang babak penyisihan.

Dari 4 laga yang dijalani di babak penyisihan grup, Garuda menang 3 kali, dan sisanya berakhir seri, yaitu ketika menghadapi kandidat kuat juara, Vietnam.

Vietnam yang dijagokan bakal lolos sebagai juara grup oleh orang sedunia, nyatanya malah berada di posisi runner up. Sementara, Garuda yang sama sekali tidak dijagokan malah melaju sebagai juara grup.

Malaysia di laga terakhir tidak mampu mengimbangi perlawanan merah putih. Sementara itu, Garuda justru tampil tanpa beban sama sekali.

Meski sempat tertinggal satu gol di awal babak pertama, timnas kita tidak panik seperti biasanya. Mereka tetap bermain tanpa beban, hingga gol penyama kedudukan lahir lewat kaki Irfan Jaya, hasil assist dari pemain yang merumput di Eropa, Witan Sulaiman. 

Irfan yang melakukan blunder di awal pertandingan, dan menyebabkan lahirnya gol Malaysia, seakan menebus kesalahannya, dengan mencetak dua gol di babak pertama, gol yang membalikkan keadaan, serta membuat kubu Malaysia jatuh mentalnya.

2 gol lain dari Garuda dicetak oleh Dion Wiyoko, sorry, maksud saya adalah Pratama Arhan, dan Elkan William Baggott.

Pratama Arhan mencetak gol melalui tendangan jarak jauh menggunakan kaki kiri, seakan-akan dia adalah Ryan Giggs. 

Sementara itu Elkan Baggott mencetak gol pertamanya bersama timnas melalui tandukan kepala yang tak bisa dijangkau oleh Joe Taslim, eh maksud saya Khairul Fahmi. Bek Ipswich Town tersebut juga tampil prima ketika masuk di babak kedua, menggantikan Ramai Rumakiek.

Malaysia yang diperkuat oleh sejumlah pemain asing ternyata hasilnya buruk sekali. Tampaknya pemain asing mereka hanya mas-mas bule biasa yang tidak punya kualitas mengesankan. 

Bahkan salah satunya memperkuat FC Midtjylland, salah satu klub Eropa. Namun nyatanya lebih cocok main di Liga Laos.

Di babak semifinal nanti Indonesia akan berhadapan dengan Singapura. Di atas kertas harusnya enteng, karena Singapura tidak diperkuat pemain dengan kualitas yang baik. 

Namun, jangan sampai merah putih meremehkan mereka, meski mereka cuma tim gurem di Asia Tenggara. Jika meremehkan, maka bisa jadi kehancuran untuk tim nasional Indonesia di AFF Suzuki Cup edisi kali ini.

Baca Juga Rapor Indonesia Di Laga Pertama AFF Melawan Kamboja - Bagaikan Melawan Timnas Jepang Di Babak Kedua