Hati – Hati .! Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Memanaskan Motor Di Pagi Hari

Adapun memanaskan motor itu sendiri bertujuan agar oli mesinnya melumasi mesin motor tersebut karena tidak digunakan semalaman. Dengan kata lain, memanasi motor merupakan bagian dari persiapan mesin motor tersebut sebelum digunakan untuk beraktivitas dan mendukung mobilitas Anda.

Hati – Hati .! Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Memanaskan Motor Di Pagi Hari

Sebelum digunakan atau dikendarai, umumnya motor akan dipanasi mesinnya terlebih dahulu di pagi hari. Apalagi bagi Anda yang memiliki motor baru. Tentu aktivitas semacam ini tidak akan Anda lewatkan.

Adapun memanaskan motor itu sendiri bertujuan agar oli mesinnya melumasi mesin motor tersebut karena tidak digunakan semalaman. Dengan kata lain, memanasi motor merupakan bagian dari persiapan mesin motor tersebut sebelum digunakan untuk beraktivitas dan mendukung mobilitas Anda.

Namun demikian, masih banyak di antara para pemilik motor yang melakukan berbagai kesalahan saat memanaskan motor di pagi hari. Berikut uraiannya.

 

Baca Juga :Kamu Perlu Tahu 4 Kelebihan Ban Tubeless Untuk Motor

 

  • Langsung Menggunakan Electric Starter

Bagi Anda pemilik motor jadul, maka sebaiknya ketika memanaskan motor jangan langsung menggunakan electric starter. Pasalnya, kebiasaan semacam ini akan mempengaruhi keawetan aki motor Anda. Aki pada motor sejatinya akan mendapatkan daya secara perlahan dari penggunaan motor.

Jika di pagi hari Anda langsung menggunakan electric starter, maka hal ini akan menyebabkan aki mengeluarkan massanya tanpa diisi terlebih dahulu. Akibatnya, aki motor Anda berisiko tidak berumur panjang.

Namun motor keluaran zaman sekarang biasanya sudah memiliki teknologi dan jenis aki yang berbeda. Sehingga untuk motor terbaru tidak jadi masalah jika menyalakan motor di pagi hari menggunakan electric starter. Meski demikian, tidak ada jeleknya jika Anda gunakan kick starter di pagi hari saat memanaskan motor.

 

  • Menggeber Gas di RPM Tinggi

Pembukaan tuas gas pada motor memang akan membantu dalam proses pelumasan oli mesin menjadi lebih baik. Namun bukan berarti Anda boleh seenaknya membuka tuas gas secara berlebihan saat memanaskan motor. Apalagi hingga tuas gas mentok dan sering digeber-geber (bleyer) dalam RPM tinggi.

Jika Anda melakukan hal semacam ini, maka motor Anda bisa saja mengalami overheat. Idealnya, buka tuas gas motor tidak melebihi angka 3.000 RPM dan tidak perlu digeber berulang kali.

 

Baca Juga :Jika Motor Alami 5 Gejala Ini, Waktunya Kamu Servis Motor!

 

 

  • Memanasi Lebih dari 5 Menit

Banyak orang yang beranggapan bahwa memanaskan motor semakin lama akan semakin baik. Sejatinya, memanasi motor tidak perlu lama-lama dan tidak melebihi dari 5 menit. Pasalya, selain boros bahan bakar juga dapat membuat mesin motor terlalu panas. Idealnya, memanaskan mesin motor di pagi hari hanya 2 – 3 menit saja itu sudah cukup. Biarkan mesin sedikit meningkat suhunya, selebihnya biarkan suhu mesin meningkat secara opptimal saat dikendarai nanti.

 

  • Memanaskan Motor di Dalam Ruangan

Masih ada saja pemilik motor yang tidak menyadari bahayanya memanaskan motor di dalam ruangan tertutup. Pasalnya, ketika memanaskan motor maka akan menghasilkan gas Karbon Monoksida (CO) yang beracun dan Karbon Dioksida (CO₂) dari knalpot, yang mana dapat mengganggu kesehatan dan keselamatan orang yang menghirupnya.

Lebih baik Anda memanaskan motor di area terbuka agar gas buang yang dihasilkan langsung terurai ke udara bebas.

 

  • Tanpa Diawasi

Meskipun Anda memanaskan motor di depan rumah sendiri, bukan berarti Anda tidak mengawasinya. Ingat, kejahatan bisa datang kapan saja ketika ada kesempatan. Jika tanpa pengawasan, bisa-bisa motor Anda dilarikan orang yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, alangkah bijaknya jika ketika Anda memanasi motor sambil diawasi agar tidak diambil orang. Tentu Anda tidak ingin kehilangan motor kesayangan, kan?

Memanaskan motor di pagi hari mungkin hanyalah sesuatu yang sepele dan sering diremehkan bagaimana caranya yang tepat dan aman. Namun dengan perlakuan yang asal dan sembarangan, hal itu akan dapat mempengaruhi performa motor serta ketangguhan dari motor itu sendiri.