Indonesia Open 2021: Fitriani Harus Takluk di Babak 32 Besar dari Wakil Jepang, Asuka Takahashi

Wakil tunggal putri Indonesia, Fitriani terpaksa menyudahi Indonesia Open 2021 karena dikalahkan wakil Jepang, Asuka Takahashi.

Indonesia Open 2021: Fitriani Harus Takluk di Babak 32 Besar dari Wakil Jepang, Asuka Takahashi
Indonesia Open 2021: Fitriani Harus Takluk di Babak 32 Besar dari Wakil Jepang, Asuka Takahashi

Wakil tunggal putri Indonesia, Fitriani terpaksa menyudahi Indonesia Open 2021 karena dikalahkan wakil Jepang, Asuka Takahashi. Kekalahan ini mengulang kegagalan Fitriani yang juga tersingkir di babak pertama Indonesia Masters 2021.

Pertandingan berlangsung di lapangan 2 Bali International Convention Center, Nusa Dua, Rabu (24/11). Dalam laga, Fitriani kalah dalam tiga gim dengan skor 14-21, 21-14, 11-21.

Di gim pertama, Fitriani kalah start dari Asuka. Ia kerap mati langkah dan banyak tertinggal. Meski berusaha mengejar, Fitriani belum bisa merebut kendali permainan atas dominasi lawan yang berperingkat 71 dunia itu. Dan akhirnya Fitriani harus menyerahkan gim pertama untuk kemenangan Asuka dengan skor 14-21.

Di gim kedua, Fitriani berusaha membalikan keadaan. Ia coba memperlihatkan perlawanan dengan langsung unggul cepat 3-0. Fitriani juga sempat memimpin hingga interval 11-7. Fitriani terus melaju dan mempertahankan keunggulan hingga Fitriani mampu menutup gim kedua dengan skor 21-14.

Di gim ketiga, Asuka Takahashi kembali berbalik menyerang. Fitriani yang on fire di gim kedua justru banyak melakukan kesalahan sendiri dan tertinggal cukup jauh hingga 10-16. Akhirnya gim penentu ditutup kemenangan Asuka dengan skor 21-11.

Kekalahan Fitriani hari ini sekaligus membuat tunggal putri Indonesia pada gelaran Indonesia Open 2021 tinggal menyisakan satu wakil, yaitu Gregoria Mariska Tunjung. Gregoria telah mengamankan tempatnya di babak kedua setelah memetik kemenangan di babak pertama kemarin melawan Supanida Katethong (Thailand).

Sementara wakil tunggal putri Merah Putih lainnya seperti Yulia Yosephine Susanto dan Ruselli Hartawan telah angkat koper.