Juventus Tertarik Mendatangkan Kembali Domenico Berardi Sebagai Penerus Paulo Dybala

Juventus Tertarik Mendatangkan Kembali Domenico Berardi Sebagai Penerus Paulo Dybala. Sang pemain tampil garang bersama Sassuolo.

Juventus Tertarik Mendatangkan Kembali Domenico Berardi Sebagai Penerus Paulo Dybala
Juventus Tertarik Mendatangkan Kembali Domenico Berardi Sebagai Penerus Paulo Dybala (purnawarta.com)

MPOTIMES - Juventus Tertarik Mendatangkan Kembali Domenico Berardi Sebagai Penerus Paulo Dybala. Sang pemain tampil garang bersama Sassuolo.

Di tengah kabar akan hengkangnya Paulo Dybala di musim panas nanti, media telah dikaitkan dengan beberapa penerus.

Salah satu nama yang muncul kembali di panggung adalah Domenico Berardi. Pemain tim nasional Italia itu mungkin sudah lama mengakhiri kontraknya di Turin, karena Si Nyonya Tua memegang setengah dari kontraknya di musim 2013 - 2015.

Namun, pemain berusia 27 tahun itu tetap teguh bersama Sassuolo dan menjadi sosok ikonik di Mapei Stadium. Ia sangat dicintai dan diidolakan oleh para penggemar Sassuolo.

Domenico Berardi Pernah Membuat Pernyataan Kontroversial Tentang Juventus

Domenico Berardi adalah bagian dari tim nasional Italia yang memenangkan Euro 2020 musim panas lalu. Musim ini ia telah mencapai level baru, menyumbang 14 gol dan assist dalam 27 penampilan Serie A sejauh ini. Sebuah hal yang mengesankan.

Jadi kita bisa mengerti mengapa Juventus sekali lagi mencoba menggaet sang pemain.

Namun, JuventusNews24 mengingatkan kita pada sebuah episode yang terjadi lima tahun lalu di mana Berardi membuat pernyataan yang membuat marah Bianconeri. Domenico Berardi pernah membuat pernyataan kontroversial tentang Juventus.

Saat itu, sang winger mengaku lega bisa bertahan di Sassuolo dan mengakhiri kemitraannya dengan Juventus, sekaligus mengungkapkan rasa cintanya kepada Inter.

"Juve seperti paksaan bagi saya, jantung saya berdetak untuk Inter. Allegri Anda hanya perlu berterima kasih," katanya lima tahun lalu.

Jelas pemain lebih dewasa pada saat ini dan mungkin akan menghindari komentar yang tidak perlu itu. Tapi kita perlu melihat apakah manajemen mau melupakan komentar yang dianggap sepele saat itu.

Baca Juga Juventus Didesak Untuk Mendatangkan Mo Salah - Namun Para Pengamat Menilai Mereka Butuh Pemain Tengah