7 Merek Wine Produksi Bali Memiliki Rasa Mendunia

Di Bali sendiri, setidaknya ada beberapa merek wine yang diproduksi secara lokal dan memiliki rasa kualitas dunia. Beberapa diantaranya yaitu Hatten Wine with rose wine, Japanese sparkling wine, aga red, aga white, tunjung brut, dan alexandria to pino de Bali. Nah berikut ini beberapa merek wine yang di produksi di Bali dengan rasa mendunia

7 Merek Wine Produksi Bali Memiliki Rasa Mendunia
7 Merek Wine Produksi Bali Memiliki Rasa Mendunia

MPOTIMES - Minuman dari fermentasi anggur atau buah-buahan yang mengandung alkohol ini tidak pernah absen dari jamuan meja makan yang mewah. Tak hanya buatan luar negeri, minuman ini juga banyak yang diproduksi di Indonesia, dan salah satunya produksi di Pulau Bali.

Di Bali sendiri, setidaknya ada beberapa merek wine yang diproduksi secara lokal dan memiliki rasa kualitas dunia. Beberapa diantaranya yaitu Hatten Wine with rose wine, Japanese sparkling wine, aga red, aga white, tunjung brut, dan alexandria to pino de Bali. Nah berikut ini beberapa merk wine yang di produksi di Bali dengan rasa mendunia.

1. Hatten Wine

Hatten Wine adalah kilang anggur asli Bali, didirikan oleh Ida Bagus Rai Budarsa pada tahun 1994 silam. Hatten Wines masuk dalam daftar 10 anggur pemenang penghargaan dunia, diproduksi langsung dari kebun anggur Bali Utara yang di vinified, dimatangkan dan dibotolkan di kilang anggur milik Ida di Sanur.

Hasil dari tanaman merambat hijau yang menghasilkan buah sepanjang tahun, anggur non-vintage menghasilkan karakter wine Bali dan terroir tropisnya yang unik. Pada tahun 1994, pecinta wine dan lokal Bali Ida Bagus Rai Budarsa memulai Hatten Wines. 

Dimulai dengan satu produk rosé yang dibuat dari varietas anggur warisan Bali, yaitu Alphonse Lavallée dengan tujuan untuk menempatkan anggur lokal di peta global. Saat ini, rangkaian anggur pemenang penghargaan mencakup 10 anggur Hatten Wines, menampilkan varietas anggur warisan Bali dan internasional yang semuanya ditanam di kebun anggur Bali Utara yang juga dapat Anda nikmati di sana.

Hatten Wines sebagai produsen dan distributor wine pertama di Indonesia. Memproduksi wine dari wine pilihan dan diproses dengan teknologi terkini, brand dari Hatten Wines adalah Hatten Wines (kebun anggur lokal) Two Island dan Dragonfly Moscato (kebun anggur Australia).

Selain memproduksi dan menjual berbagai jenis wine, hatten wines juga kini menjual aksesoris wine dan membuka program pelatihan wine di Gedung Hatten Wines. Konsep bangunan ini di setting secara elegan dan sangat nyaman. Hatten Wines juga menawarkan berbagai produk wine berkualitas yang cocok untuk dinikmati pada iklim tropis dan dapat dinikmati dengan makanan pedas khas Indonesia.

Selain Hatten Wines Rose yang diluncurkan pertama kali pada tahun 1994, winery pertama di Bali ini juga terkenal dengan produk Japanese Sparkling Wine, Aga Red Wine, Aga White Wine, Pino de Bali, dan Alexandria Wine yang juga telah merambah pasar internasional dan meraih berbagai penghargaan bergengsi.

Hatten Wines juga memiliki varian brand Two Island berbahan anggur impor yaitu Chardonnay, Shiraz, Riesling, dan Cabernet Merlot. Jika Anda ingin mencicipinya, Hatten Wines menawarkan free tasting di barnya yang terletak di Jl. Bypass Ngurah Rai No. 393, Sanur. Anda juga dapat bergabung dengan klub anggur secara gratis, yang mencakup tur dan mencicipi anggur di kilang anggur Hatten Wines di Bali Utara.

2. Cape Discovery Wine

Terletak di Singaraja, winery ini terkenal dengan julukan Sauvignon Blanc yang menjadi favorit sejumlah wisatawan. Beberapa koleksi wine lainnya adalah Chardonnay, Rose, Sparkling Chardonnay, Shiraz, dan juga Cabernet Merlot. 

Tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat lokal, produk ini kini menjadi favorit berbagai wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali. Sejarah perjalanan Cape Discovery, dimulai kira-kira delapan tahun lalu. 

Gagasan kolaborasi antara perintis dari negara Australia dan perusahaan anggur Indonesia, Cape Discovery didirikan untuk merevolusi cara masyarakat Indonesia dalam merasakan anggur yang nikmat, serta meningkatkan pasar wine pendatang baru dan penikmat wine.

Produksi anggur Cape Discovery tersebar di setidaknya tiga benua, ditanam di Australia, Perancis, dan Selandia Baru. Setelah dipanen, anggur segera dibekukan untuk menangkap esensi buah dan mencegah fermentasi langsung. Kemudian proses anggur dibekukan untuk memastikan bahwa warna, rasa dan tekstur yang diekstraksi mencapai hasil yang ekstra lembut. Bagian ini di proses di kilang anggur mutakhir Cape Discovery di Bali utara.

3. Sababay Wine

Hanya di Bali ada jenis anggur Alphonse Lavallêe yang kemudian diolah menjadi Black Velvet yang cocok dipasangkan dengan santapan rendang dan ayam bumbu Bali atau ayam betutu.

Sababay Winery juga memiliki varian Pink Blossom yang paling enak dinikmati dengan gado-gado dan sate lilit, serta White Velvet yang disajikan dingin sebagai pendamping sempurna untuk gurame bakar. Berbagai testimoni menyebutkan wine ini cocok disandingkan dengan berbagai makanan, terutama makanan lokal.

Baca Juga : Sababay Salah Satu Wine Terbaik Asal Bali

Koleksi lainnya yaitu Ludisia yang rasanya tajam dan Moscato d'Bali yang manis dan rendah juga alkohol. Lokasi kilang yang terletak di Teluk Saba atau Saba Bay dalam bahasa Inggris, yang kemudian menjadi nama dari kilang anggur ini sendiri. Produksi anggur sababay tersebar di area seluas kurang lebih dua hektar di pantai timur Bali yang dilengkapi dengan peralatan canggih asal Perancis.

Bagi Anda yang ingin mengintip pembuatan wine lokal produksi Sababay, ada juga program Winery Tour menarik yang dapat anda ikuti di sana yang akan menambah pengalaman anda dalam mencicipi berbagai jenis wine.

4. Bellissimo Wine

Produk wine ini diproduksi oleh perusahaan Dima International Wines, salah satu produsen wine terbesar di Indonesia. Minuman ini memiliki tiga varian utama, yaitu Sparkling Moscato, Sparkling Dolce Rosso, dan Bellissimo Moscato.

Meski memiliki rasa yang manis dan pekat, varian Bellissimo Moscato dibuat lebih ringan dengan kandungan alkohol yang lebih rendah dan aroma buah yang lebih harum dibanding lainnya. Cocok sekali untuk anda yang mungkin baru pertama kali minum wine.

Bellissimo Sparkling hadir berkat fermentasi anggur dengan kualitas Ultra-Premium dari Australia, yang diproses di Bali, Indonesia. Alasan penggunaan wine Australia dalam botol Indonesia cukup sederhana, yakni karena masih Bellissimo ingin mengedepankan cita rasa wine Australia yang sudah terkenal kualitasnya ke seluruh dunia.

Ada dua pilihan yang ditawarkan oleh Bellissimo Sparkling, yaitu Bellissimo Sparkling Dolce Rosso untuk anggur merah dan Bellissimo Sparkling Moscato untuk anggur putih. Keduanya memiliki rasa yang sangat manis, menyegarkan, dan alkohol yang relatif ringan (kadar alkohol 8,0% ABV). 

Selain itu juga, harga Bellissimo Sparkling tergolong relatif terjangkau, sehingga sangat cocok untuk menemani momen bahagia sore Anda bersama teman, pasangan atau acara lainnya saat ingin bersantai, tanpa harus melewatkan waktu istirahat.

5. Baliwein Wine

Berbeda dengan produsen lainnya, Baliwein memproduksi wine yang bahan bakunya tidak dari anggur, melainkan dari berbagai macam buah lokal lainnya, seperti stroberi, sirsak, salak, jambu mete, dan jahe.

Diproduksi oleh CV Kayubatu sejak tahun 2003, produk-produk Baliwein sudah memiliki pasarnya sendiri di kalangan wisatawan karena rasanya yang unik dan bermacam-macam. Baliwein memiliki citarasa manis, asam, sampai sepat yang menjadi satu. Unik bukan.

6. Two Islands Wine

Anggurnya sendiri dipasok dari South Australia, kawasan yang tersohor sebagai penghasil Riesling (anggur putih) dan Barossa Shiraz (anggur ungu), tapi pengolahannya, termasuk fermentasi dan pembotolan, dieksekusi di Bali. 

Two Islands, lini usaha Hatten yang dirintis pada 2007, bermarkas di kawasan Sanur. Menurut 60 tangki wine, pabriknya sanggup memproduksi 60.000 liter wine per bulan. Two Islands memproduksi anggur Australia modern dari kilang anggur pulau kami di Sanur, Bali. 

Didirikan oleh Ida Bagus Rai Budarsa, pria di balik sister brand, Hatten Wines. Two Islands mulai berproduksi pada 2007 hanya dengan empat wine. Tujuannya adalah untuk menawarkan pasokan produk-produk berkualitas impor secara konsisten dengan nilai yang lebih baik daripada alternatif impor yang dikenakan pajak berat. 

Saat ini, pembuat anggur kelahiran Barossa, James Kalleske, mengawasi produksi sembilan anggur asli dan dibuat dengan cermat, mengambil buah dari kebun anggur tunggal di seluruh wilayah anggur paling ikonik di Australia Selatan. 

Anggur Indonesia, Two Islands memiliki karakteristik kadar manis yang rendah, tingkat yang cukup tinggi (sedang), rasa tingkat kepekatan yang rendah dengan tekstur light body, dengan warna terang,merah pucat, aroma dan rasa yang dominan buah-buahan, bunga, rempah-rempah dan rasa tanah.

7. Plaga Wine

Plaga merupakan anggur dari Chile dan Western Australia yang memproduksi lima varian wine yaitu Chardonnay, Sauvignon Blanc, Rose, Cabernet Sauvignon, dan Sweet Rose. Plaga adalah bagian dari Grup Indowines, salah satu importir wine terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini berpusat di Kuta, tapi pusat produksinya bersemayam di Desa Plaga, Badung. Plaga Wine memiliki lima varian, pertama berwarna hijau Sauvignon Blanc cenderung ke asam, Chardonnay warna kuning lebih ke buah, Rose warna biru lebih ke floral, yang merah Cabernet Sauvignon bisa bayangin rasa berry seperti itu. Yang pink yang terakhir ini banyak yang suka tadi yakni Sweet Rose.. 

Plaga Wine merupakan merek minuman wine yang diproduksi di Badung, Bali oleh PT. Indowines. PT. Indowines adalah perusahaan wine lokal yang menggunakan bahan baku anggur impor dari Australia dan Chili. Proses pembuatan wine Plaga sendiri langsung dibuat di Indonesia sehingga kesegaran dari minuman plaga lebih terjamin. 

Memiliki citarasa yang khas, berkelas, namun dibanderol dengan harga yang murah karena diproduksi di Indonesia. Minuman plaga terbagi atas varian dengan tarif berbeda-beda mulai dari harga sangat mahal sampai harga relatif murah sehingga cocok untuk semua penikmat minuman anggur dari segala lapisan masyarakat. Beberapa varian plaga wine diantaranya yaitu

Sayang Mawar

Varian pertama ini memiliki aroma seperti permen, sehingga akan membuat kita merasa seperti menikmati permen favorit semasa kecil. Untuk rasa sweet rose sendiri adalah manis dan menyegarkan.

Cabernet Sauvignon

Memiliki warna seperti merah rubi, membuat cabernet sauvignon sekilas mirip dengan wine dari Italia. Terbuat dari campuran berry, buah plum, blackberry, dan rempah-rempah sehingga menjadikan minuman plaga ini memiliki rasa buah yang tegas dengan aroma yang kuat.

Sauvignon Blanc Plaga

Blanc Plaga tercipta dari campuran berbagai buah tropis, madu, dan sitrus, menjadikan rasa sauvignon blanc plaga membuat Anda merasakan manis, masam, dan segar sekaligus dalam satu kali teguk.

Mawar Plaga

Varian plaga yang satu ini sangat cocok dinikmati dalam cuaca yang dingin di musim panas. Rasa manis alami dari campuran buah membuat Anda akan merasa segar setelah mencoba mawar plaga ini.

Chardonnay Plaga

Varian terakhir dari plaga adalah chardonnay plaga. Sama halnya dari varian sebelumnya, jenis ini tercipta dari campuran buah tropis (seperti mangga dan nanas) serta madu. Memiliki rasa yang segar dan manis sehingga cocok dinikmati saat kondisi musim panas.

Nah ada banyak cara untuk menghabiskan waktu liburan di pantai-pantai terpopuler di Bali. Beberapa orang memilih untuk melakukan aktivitas seru yang menguras adrenalin di air, sementara yang lain menghabiskan waktu dengan duduk santai di pasir putih sambil mencicipi wine untuk membuat tubuh menjadi rileks. Tertarik untuk mencoba wine Bali dengan rasa mendunia?!.