Nasi Jinggo, Nasi Campur Bali Porsi Mini Yang Super Pedas

Nasi Jinggo adalah makanan khas Bali, biasa disebut juga nasi jenggo. Uniknya Nasi jinggo membuat makanan tradisional ini populer di Bali. Simak ulasan nasi jinggo berikut ini.

Nasi Jinggo, Nasi Campur Bali Porsi Mini Yang Super Pedas
Nasi Jinggo, Nasi Campur Bali Porsi Mini Yang Super Pedas

MPOTIMES - Nasi Jinggo adalah makanan khas Bali, biasa disebut juga nasi jenggo. Uniknya Nasi jinggo membuat makanan tradisional ini populer di Bali. Simak ulasan nasi jinggo berikut ini.

Hidangan ini sebagai makanan yang terbagi dalam nasi dengan jatah sedikit selanjutnya dikasih lauk ayam sisit (suwir), sambal sero, kering tempe, serundeng, dan mi goreng. Keunikan dari makanan ini ialah pembungkusnya yang dari daun pisang. Nasi jinggo populer sebagai makanan halal di Bali.

Liburan ke Bali kurang komplet rasa-rasanya bila belum rasakan kepuasan Nasi Jinggo. Anda dapat mendapati kulineran ciri khas Bali itu di sejauh teritori Kuta, khususnya start pukul 19.00 sampai tengah malam. Selain Kuta, banyak daerah sekitaran Ubud dan Denpasar kerap jadi tempat mangkal pedagang Nasi Jinggo.

Walau cuman dibuntel daun pisang, tetapi rasanya tidak kalah nikmat dengan nasi campur yang lain. Malah berikut uniknya Bali. Tidak komplet jika tidak ada Nasi Jinggo dalam sebuah acara. Dalam istilah China, jinggo memiliki arti Rp 1.500, sesuai harga nasi ini.

Nasi Jinggo, Nasi Campur Bali Porsi Mini Yang Super Pedas

Uniknya Nama Nasi Jinggo Bali

Nasi Jinggo, Nasi Campur Bali Porsi Mini Yang Super Pedas (Foto; cdn.idntimes.com)

Kekhasan Nasi Jinggo ialah paketannya buntel daun pisang dan sambalnya yang super pedas. Nasinya dihidangkan cuman sekepalan tangan orang dewasa, sementara lauk pauknya biasanya terbagi dalam daging ayam suwir, mie goreng, dan tempe goreng. Kamu tidak berasa kenyang dengan melahap satu buntel Nasi Jinggo.

Baca Juga : Warung Lama Haji Ridwan Sate Komoh Bakar, Ayam Goreng legendaris

Tidak ada yang mengetahui tentu arti dari istilah Jinggo (Jenggo), tetapi kabarnya datang dari bahasa Hokkien jeng go yang maknanya seribu lima ratus.

Memang di tahun 1997, saat nasi ini mulai terkenal, sempat dibanderol pada harga Rp 1.500, tetapi saat ini rerata dipasarkan di range Rp 3,000 - Rp 5,000.

Tetapi, peningkatan harga sembako, khususnya beras, membuat beberapa penjual solid meningkatkan harga nasi jinggo jadi Rp 5000. Untungnya, peningkatan harga tidak kurangi ketertarikan masyarakat atau pelancong untuk mencicip kesedapan makanan ciri khas Bali itu.

Baca Juga : Sensasi Makan Siang Bebek Tepi Sawah, Bebek Goreng Ala Ubud Bali

Tetapi bila Nasi Jinggo akan disuguhi pada acara arisan, kawinan, potong gigi atau acara apa saja di Bali, harga disamakan keinginan konsumen dengan jatah yang pantas dan harga dapat capai Rp 10.000. Ada bermacam narasi sekitar timbulnya Nasi Jinggo.

Beritanya, Nasi Jinggo sebagai makanan favorite beberapa Jenggo, pengendara sepeda motor yang umum singgah setelah piknik malam di teritori Kuta. Bila disaksikan sekilas, makanan ini serupa nasi kucing ciri khas angkringan Yogyakarta.

Perbedaannya, ke-2  makanan ini memiliki isian dan wujud bingkisan yang berbeda. Nasi kucing berisi nasi rames, tempe kering, teri goreng, dan sambal goreng.

Konsumen bisa juga menambah beberapa macam lauk seperti babat, bandeng, sate puyuh, kepala, usus dan cakar ayam.

Baca Juga : Warung Pojok, Nasi Campur Ayam dan Sapi Rekomendasi Makan Siang di Bali

Nasi Jinggo, Nasi Kepal Asli Bali yang Super Pedas

Dalam pada itu, sebagai keunikan Nasi Jinggo ialah nasi sekepal dibuntel daun pisang berupa kerucut lancip berisi nasi yang pulen, sedikit suwiran daging / ayam, sambal goreng tempe, mie dan sambal yang super pedas.

Tetapi bila nasi jinggo pesanan pada harga tambah mahal, dapat ditambahkan telor asin, sate lilit atau sate daging ayam, kacang goreng dan sayur oseng. Berapa saja harga, yang bernama nasi jinggo cuman berada di Bali. Ini ialah makanan ciri khas Bali yang halal dan benar-benar dapat dijangkau harga.

Jika Anda inginkan harga Nasi Jinggo yang sedikit mahal dengan lauk yang lebih komplet, di Bali ada warung Nasi Jinggo.

Baca Juga : Nasi Pecel Bu Tinuk, Nasi Pecel Asli Banyuwangi jadi Ciri Khas Bali

Tinggal kita tentukan, ingin dibuntel gunakan daun pisang atau karton. Nasi Jinggo menjadi keunikan nasi rakyat yang fantastis. Realitannya, Nasi Jinggo sampai sekarang mempunyai kesan-kesan nasi rakyat, nasi simpel, murah-meriah.

Nah itu tadi ulasan singkat tentang Nasi Jinggo, Nasi Campur Bali Porsi Mini Yang Super Pedas. Simak juga artikel menarik lalin tentang nasi campur Bali, resep ayam betutu, nasi uduk, nasi kuning, dan nasi lengko di halaman utama. Selamat membaca!