Robert Pires Berbicara Mengenai Mikel Arteta Di Arsenal Serta Pengalamannya Diasuh Arsene Wenger

Robert Pires Berbicara Mengenai Mikel Arteta Di Arsenal Serta Pengalamannya Diasuh Arsene Wenger. Sang legenda juga bercerita bahwa dirinya pernah didekati dua klub besar Eropa, Real Madrid dan Juventus

Robert Pires Berbicara Mengenai Mikel Arteta Di Arsenal Serta Pengalamannya Diasuh Arsene Wenger
Robert Pires Berbicara Mengenai Mikel Arteta Di Arsenal Serta Pengalamannya Diasuh Arsene Wenger (kingfut.com)

MPOTIMES - Robert Pires Berbicara Mengenai Mikel Arteta Di Arsenal Serta Pengalamannya Diasuh Arsene Wenger. Sang legenda juga bercerita bahwa dirinya pernah didekati dua klub besar Eropa, Real Madrid dan Juventus, namun memilih membela The Gunners.

Mantan bintang Gunners itu telah merenungkan perjalanan karirnya di London Utara, di bawah pelatih legendaris, sambil juga membahas kemajuan Arsenal saat ini.

Legenda Arsenal Robert Pires berkomentar mengenai proses yang dilakukan Mikel Arteta di Emirates, di mana klub diharapkan membangkitkan "DNA" mereka kembali, sementara pria Prancis yang ikonik itu juga berbicara tentang waktu yang dihabiskannya di bawah asuhan Arsene Wenger selama di London Utara.

Pemenang Piala Dunia 1998 tersebut adalah bagian dari daftar bintang Gunners - antara tahun 2000 hingga 2006 yang meraih dua gelar Liga Premier - termasuk meraih 'Invincibles' yang fantastis - sepasang kemenangan Piala FA dan final Liga Champions.

Dia terus memantau perkembangan mantan klubnya, yang banyak mengalami kekalahan musim lalu, dengan proses panjang untuk bangkit, yang akhirnya menempatkan harapan finis di empat besar di musim 2021-22.

Bagaimana Arteta di Arsenal?

The Gunners merekrut mantan kapten klub untuk menjadi pelatih pada Desember 2019. Arteta - yang telah bekerja keras di Manchester City bersama Pep Guardiola - memberikan apa yang klub butuhkan untuk membawa Arsenal kembali ke jalurnya.

Pires mengatakan kepada GOAL, tentang Arteta, yang telah memenangkan Piala FA dan Community Shield selama pengabdiannya sebagai pelatih.

 “Tentu saja saya masih mengikuti Arsenal, saya menonton semua pertandingan dan saya memiliki hubungan dengan direktur olahraga Edu dan Mikel serta banyak mantan pemain lainnya.

"Saya pikir dia melakukan pekerjaan yang hebat. Arsenal telah menemukan DNA mereka berdasarkan permainan yang cepat dan menyerang. Dia menuntut banyak dari para pemainnya dan sangat keras dalam sesi latihan."

Bagaimana Kehidupan Di Bawah Wenger?

Arteta masih memiliki jalan panjang sebelum dia dapat mengklaim posisi yang setara dengan mantan bosnya, Wenger. Robert Pires berbicara tentang dampak yang diberikan pelatih asal Prancis itu terhadap karirnya.

"Wenger memiliki pengaruh kuat pada saya, berkat dia dan Arsenal saya telah mencapai level yang sangat tinggi." Saya selalu merasa percaya diri 100 persen dan ini sangat penting bagi seorang pemain.

Dialah yang meyakinkan saya untuk bergabung dengan Arsenal. Real Madrid dan Juventus juga tertarik pada saya. Saya harus membuat pilihan yang tidak mudah. ​​

Dia tahu dia akan kehilangan [Marc] Overmars dan saya adalah satu-satunya pengganti yang ia inginkan. Jadi saya putuskan untuk menandatangani kontrak dengan Arsenal dan bertahan selama enam tahun.”

Apakah Wenger Pernah Marah Sewaktu Melatih Robert Pires Di Arsenal?

Arsene Wenger yang telah mengubah wajah sepakbola Inggris dengan pengenalan metode pembinaan kontinental di Liga Premier pada tahun 1996 tersebut, dikenal sebagai sosok yang tenang di mata para pemainnya.

Dia jarang kehilangan kesabaran, terutama dengan para pemainnya, tetapi Pires pernah membuatnya marah pada suatu momen.

Setelah mencetak gol melalui penalti ke gawang Man City dalam laga yang berlangsung pada tahun 2005, Pires gagal membantu Arsenal memperbesar keunggulan, karena bola yang seharusnya lebih berpotensi menghasilkan gol ketika dia umpan, justru ia tendang langsung ke arah gawang.

Wenger menjelaskan bahwa dia kurang terkesan dengan tindakan Pires saat itu.

"Dia sangat marah setelah kami gagal mengeksekusi tendangan penalti" kata Pires mengenang momen tersebut.

"Tetapi pada akhirnya dia merespons dengan baik karena kami memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 dan saya yang mencetak gol, dan hal itu telah menyelamatkan saya!"

Adakah Pertengkaran Lain Dengan Wenger?

Meski Pires mengapresiasi buku otobiografi Wenger, dia tidak setuju dengan komentar mantan manajernya tersebut baru-baru ini.

Arsene Wenger yang sekarang menjadi kepala pengembangan sepak bola global FIFA telah menyarankan agar putaran final Piala Dunia diadakan setiap dua tahun, untuk menarik lebih banyak penonton, tetapi proposal tersebut belum mendapat banyak dukungan.

Pires berkomentar tentang rencana tersebut: "Saya tidak mendukung Piala Dunia setiap dua tahun. Saya pikir ini adalah pertama kalinya saya tidak setuju dengan Arsene Wenger. Agenda sudah padat, dan kita bertaruh Piala Dunia 2 tahun sekali menjadi kurang bagus dibandingkan jika Piala Dunia digelar 4 tahun sekali."

Baca Juga Mikel Arteta Menganggap Setiap Laga Arsenal Adalah Final