Soal Ducati di Sirkuit Mandalika, Bea Cukai Mataram Buka Suara

Bea Cukai Mataram jadi perbincangan warganet setelah video dan foto-foto motor milik beberapa tim di World Superbike (WSBK), termasuk Ducati diunggah. Banyak warganet yang menganggap itu melanggar prosedur karena bisa menjadi pemetaan pesaing terkait teknologi yang digunakan.

Soal Ducati di Sirkuit Mandalika, Bea Cukai Mataram Buka Suara
Soal Ducati di Sirkuit Mandalika, Bea Cukai Mataram Buka Suara

Bea Cukai Mataram jadi perbincangan warganet setelah video dan foto-foto motor milik beberapa tim di World Superbike (WSBK), termasuk Ducati diunggah. Banyak warganet yang menganggap itu melanggar prosedur karena bisa menjadi pemetaan pesaing terkait teknologi yang digunakan.

Dari unggahan seorang pekerja Sirkuit Mandalika yang nyambi menjadi Youtuber, Bea Cukai Mataram terkena imbas negatif. Seorang pekerja yang juga Youtuber itu memiliki akun YouTube Soul Kuta Lombok. Dan terlihat dia merekam dari dekat motor Ducati V4R. Di video tersebut pula, terlihat seorang tanpa mengenakan seragam Bea Cukai memegang motor.

Pihak Ducati marah karena menganggap itu sebagai sebuah tindakan yang ilegal. Melalui Insta Story Bea Cukai Mataram kemudian mengunggah sebuah pernyataan. Mereka menegaskan, foto-foto tersebut merupakan bagian dari tugas mereka dan dilakukan sesuai dengan Undang-Undang.

Apa yang dilakukan juga sudah sesuai prosedur. Mereka menjelaskan jika dokumentasi yang diunggan sebagai bentuk edukasi dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

Pernyataan Bea Cukai Mataram

Terima kasih atas ketertarikan isu yang berkembang. Bea Cukai akan menggunakan kesempatan ini untuk memberikan informasi mengenai tata cara dan/atau prosedur pemeriksaan kepabeanan sebagai berikut:

1. Pemeriksaan fisik atas barang impor dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan. (Pasal 3 UU Kepabeanan No. 17 Tahun 2006).

2. Dalam melakukan pemeriksaan fisik barang impor dan ekspor, pejabat Bea dan Cukai selalu didampingi/disaksikan oleh importir atau kuasa pemilik barang atau pihak lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan.

3. Importir atau kuasanya menyiapkan barang untuk diperiksa, mengeluarkan kemasan di bawah pengawasan pejabat Bea dan Cukai, dan membuka kemasan yang akan dipersiksa.

Perlu kami jelaskan bahwa dokumentasi di medsos sebagai bagian dari edukasi dan bentuk tanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas, serta kami upayakan tidak mengandung informasi yang sensitif.