Surga Kecil Itu Bernama Sumba

Pulau Sumba memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa layaknya surga. Surga kecil bernama Sumba ini kian sering menjadi lokasi untuk pembuatan film.

Surga Kecil Itu Bernama Sumba
Surga Kecil Itu Bernama Sumba

MPOTIMES - Pulau Sumba memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa layaknya surga. Surga kecil bernama Sumba ini kian sering menjadi lokasi untuk pembuatan film.

Banyak sekali keindahan alam Sumba yang dapat memikat hati kalian. Mulai dari air terjun indah, barisan bukit yang elok, danau cinta, padang rumput dengan kuda liar, hingga pantai dengan pemandangan bernuansa ala film fiksi ada di Sumba.

Surga Kecil Itu Bernama Sumba

Disamping itu, kalian juga akan disambut dengan kehangatan masyarakat Sumba setibanya disana. Menarik bukan. Nah berikut kita simak wisata apa saja yang bisa kalian eksplor di Sumba. Simak baik-baik, semuanya indah!

Danau Waikuri

Danau Waikuri (foto; bisniswisata.co.id)

Danau Waikuri atau Weekuri, adalah sebuah laguna yang tersembunyi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa tenggara Timur.

Danau ini terbentuk dari cekungan dinding batu karang yang selalu terisi oleh air dari laut lepas pada saat air pasang dan airnya terjebak saat surut, kemudian menjadi laguna sebening kaca yang memantulkan warna biru kehijau-hijauan.

Di sela-sela batu karang tumbuh beberapa pohon yang seakan menyembunyikan keindahan danau dari kejauhan. Bagian dasar danau berupa pasir putih yang bersih tampak dengan jelas.

Sedangkan pada cekungan-cekungan dengan kedalaman yang bervariasi antara setengah hingga empat meter air bernuansa biru muda, hijau toska, hingga biru gelap, memantulkan awan-awan putih yang di atasnya.

Kampung Tarung

Kampung Tarung (foto; backpackerjakarta.com)Merupakan sebuah komplek perkampungan yang terdiri dari beberapa kampung tradisional. Beberapa kampung diantaranya adalah Kampung Tarung, Kampung Waitabar, Kampung Bela Kiku, Kampung Kabatana dan Kampung Ngora Tuku.

Budaya di kampung tradisional ini mempunyai ciri yang hampir sama, yaitu tradisi megalitik dari masa prasejarah. Peninggalan megalitik yang masih tersisa dari masa pra sejarah itu adalah kuburan batu di antara perkampungan tradisional tersebut.

Selain itu terdapat juga batu tegak, arca megalitik, dan susunan batu gelang. Marapu merupakan suatu kepercayaan yang dianut oleh masyarakat setempat.

Marapu mempercayai bahwa para arwah nenek moyang masih berada diantara mereka hingga saat ini. Kepercayaan marapu hingga saat ini masih sangat berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan bermasyarakat kampung tarung, termasuk penataan pola kampung dan arsitektur rumah tinggal.

Setiap aspek dan penataan dalam kampung memiliki filosofi yang mendasarinya. Rancang rumah asli tidak menggunakan paku atau besi, dibangun secara sederhana. 

Bentuknya dibagi 3 bagian vertikal, yaitu bagian paling atas sebagai tempat roh leluhur dan penyimpanan pangan, bagian tengah untuk manusia yang masih hidup, dan bagian bawah untuk hewan ternak

Air Terjun Tanggedu

Air Terjun Tanggedu (foto; backpackerjakarta.com)Air Terjun Tanggedu terletak di Desa Tanggedu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Air terjun ini dikenal juga sebagai Grand Canyon asal Sumba Timur. Air terjun ini berjarak sekitar 46 kilometer di sebelah utara Kota Waingapu.

Latar tebing batu terdapat di sepanjang kiri dan kanan sungai. Selain itu, kolam pemandian dengan relief batuan aneka warna di sekelilingnya menjadi spot foto yang ciamik.

Air terjun ini bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, melintasi Desa Mondu dan Kampung Adat Prainatang.

Air Terjun Waimarang

Air Terjun Waimarang (foto; bobobox.co.id)Air Terjun Waimarang berada di Desa Waimarang, Melolo, Kelurahan Watuhadang, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur. Air terjun ini memiliki 3 tingkatan, namun yang paling sering dikunjungi oleh para wisatawan hanya tingkatan ketiga.

Jalur tracking yang dilalui untuk sampai menuju Air Terjun Waimarang ini tidak mudah. Untuk mencapai tingkat kedua, kalian harus menuju ke arah turunnya air terjun yang ketiga dengan menaiki tebing.

Kolam penampungan Air Terjun Waimarang di tingkat kedua memiliki warna sama dengan yang berada di bawahnya. Untuk sampai menuju tingkat pertama caranya hampir sama seperti menuju tingkat kedua.

Bukit Warinding

Bukit Warinding (foto; tripsumba.com)Bukit Warinding adalah kawasan perbukitan yang terletak di Desa Pambota Jara, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur. Untuk mencapai Bukit Wairinding dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dari pusat kota Waingapu. 

Bukit Warinding terletak di ketinggian 100-200 meter di atas permukaan laut dengan formasi vegetasi asli padang rumput savana.

Di Bukit Wairinding kalian bisa melihat anak-anak Sumba yang tengah bermain atau mengembala hewan ternak mereka seperti kuda atau domba, seperti berada di pedesaan Eropa.

Air Terjun Matayangu

Air Terjun Matayangu (foto; cdn.nativeindonesia.com)Sumba seolah menjadi tempat yang tidak pernah kehabisan objek wisata indah. Salah satu tempat indah tersebut adalah Air Terjun Matayangu. 

Air terjun satu ini menawarkan keindahan alam yang memukau. Air Terjun Matayangu ini mempunyai dua air terjun dengan airnya yang berwarna biru bagaikan kristal. 

Air terjun pertama memiliki ketinggian 75 meter dengan air yang berasal dari sungai dalam gua. Sedangkan air terjun yang kedua hanya muncul saat musim penghujan. 

Kalian harus melewati hutan Rimba Manurara untuk sampai ke tempat ini. Hutan Manurara dipadati oleh pohon-pohon raksasa sebagai habitat berbagai jenis burung endemik Sumba.

Pantai Watu Parunu

Pantai Watu Parunu (foto; indonesiakaya.com)Dari sekian banyak pantai di pesisir Pulau Sumba, Pantai Watu Parunu merupakan salah satu pantai yang memiliki panorama alam yang indah. 

Keindahannya mampu mengundang para wisatawan untuk rela pergi ke pantai ini yang jaraknya sangat jauh dari kota Waingapu.

Pantai Watu Parunu berada di wilayah Desa Lainjanji, Kecamatan Wulla Waijelu, Kabupaten Sumba Timur. Untuk sampai disini, para pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 135 kilometer dari pusat Kota Waingapu. 

Nama Watu Parunu berkaitan dengan fenomena alam batu berlubang yang menjadi ciri khas pantai ini. 

Setiap orang yang melewati batu berlubang akan berjalan melintasi batu tersebut dengan cara menundukkan badan, sehingga warga sekitar memberi nama pantai ini dengan Watu Parunu. 

Watu dalam bahasa setempat berarti batu dan Parunu yang mempunyai arti harfiah yaitu berjalan menunduk.


Air Terjun Kanabu Wai

Air Terjun Kanabu Wai (foto; tripsumba.com)Air terjun Kanabu Wai berlokasi di Desa Waikanabu, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Jaraknya kurang lebih 130 km dari kota Waingapu. 

Akses terdekat untuk bisa sampai ke air terjun ini adalah Desa Mahaniwa. Air terjun Kanabu sangat bening dan unik. Jika diperhatikan secara detail, airnya mengeluarkan semburan dari celah-celah dedaunan yang rimbun.

Di sekitar Kanabu Wai, kamu juga bisa melihat kolam alami yang terbentuk dari curahan air terjun ini. Sebelum sampai disini, kalian akan melintasi kawasan hutan belantara dengan beragam flora dan fauna unik yang ada di hutan sekitar Waikanabu.

Pantai Ratenggaro

Pantai Ratenggaro (foto; mytrip.co.id)Pantai Ratenggaro merupakan perpaduan antara wisata alam dan budaya karena di dekat pantai terdapat sebuah desa tradisional bernama Kampung Ratenggaro. 

Pantai Ratenggaro memiliki ombak besar dengan long roll, dan sangat cocok untuk mereka yang suka surfing, namun sayang, tidak ada fasilitas untuk aktivitas ini. Pesona pantai tidak hanya sampai disitu, terdapat area makam batu yang unik dan bersejarah dari zaman megalitik, atau sekitar 4.500 tahun silam.

Air Terjun Lapopu

Air Terjun Lapopu (foto; alamindonesia.co.id)Air terjun Lapopu berada di tepi Sungai Wanokaka, bersumber dari pecahan sungai Labariri yang muncul dari dalam gua. Airnya jernih berwarna hijau toska dan mengalir deras.

Air terjun Lapopu berada dalam area Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat. 

Air terjun ini merupakan jenis air terjun yang bertingkat atau berundak-undak yang jatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 90 meter.

Air Terjun Lapopu ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat dan berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro listrik. Air terjun ini dinobatkan sebagai air terjun tertinggi yang ada di Pulau Sumba.

Bukit Persaudaraan

Bukit Persaudaraan (foto; res.cloudinary.com)Berada tak jauh dari Bandar Udara Umbu Mehang Kunda Waingapu, bukit ini dikenal sejak menjadi salah satu lokasi syuting film Pendekar Tongkat Emas yang diproduseri oleh Mira Lesmana.

Dari puncak bukit persaudaraan, kalian dapat melihat panorama Kota Waingapu dan sekitarnya ditemani oleh eloknya Sungai Kambaniru. Hamparan padang rumput hijau dan asri yang mewarnai kondisi alam Sumba Timur menandakan wilayah ini cocok sebagai daerah peternakan.

Waktu yang pas untuk kalian berkunjung ke bukit ini adalah pagi hari saat matahari masih belum terlalu terik dan ketika sore hari saat matahari terbenam

Bendungan Waikelo Sawah

Bendungan Waikelo Sawah (foto; cdn.nativeindonesia.com)

Tanah di daerah Sumba diketahui cenderung tandus. Namun terdapat juga beberapa sumber mata air, salah satunya adalah Waikelo Sawah.

Sumber mata air Waikelo tak pernah kering meskipun musim kemarau panjang. Lokasinya Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. 

Berada di kaki bukit yang dikelilingi oleh pepohonan rimbun serta areal sawah penduduk setempat. Bendungan Waikelo Sawah terletak sekitar 9 km dari kota Waikabubak. 

Disana kalian bisa mengunjungi gua batu yang mengeluarkan air dan dijadikan sebuah bendungan untuk mengairi areal sawah di sekitarnya. 

Di bawah bendungan waikelo, terdapat air terjun kecil dengan air yang sangat jernih. 
Bendungan ini dibangun pada tahun 1976 untuk irigasi sawah warga dan pembangkit listrik di desa setempat.

Bendungan Waikelo Sawah punya arus lumayan deras dengan kolam yang dalam. Bendungan ini juga terlihat layaknya kumpulan air terjun bertingkat dengan masing-masing kolam kecil di bawahnya.

Pantai Watu Bella

Pantai Watu Bella (foto; merahputih.com)Pantai Watu Bela terletak di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Pantai ini berjarak sekitar 50 km dari pusat kota Waikabubak.

Pantai Watu Bella hanya memiliki lebar kurang lebih 200 meter dan diapit oleh dua bebatuan kokoh yang menjaganya dari gempuran ombak lautan lepas. Birunya air laut berkilau dengan hamparan pasir putih yang halus dan bersih akan memanjakan mata kalian.

Di area pantai Watu Bella juga terdapat banyak kerbau dan kuda ternak yang berkeliaran, bahkan ada beberapa warga sekitar yang menyewakan kudanya untuk ditunggangi oleh wisatawan untuk berfoto di atasnya.

Pantai Pahiwi

Pantai Pahiwi (blog.reservasi.com) Pantai Pahiwi Wanokaka Sumba terletak di desa Wai Hura, Wanokaka, Sumba Barat. Keindahan dari pantai Pahiwi Wanokaka yaitu panoramanya bentangan pantai yang landai.

Pantai Pahiwi juga dijadikan sebagai tempat untuk tradisi nyale. Upacara tradisi ini menjadi salah satu tradisi yang paling banyak ditunggu oleh para wisatawan dan warga yang ada di Sumba. 

Pasola adalah upacara perang tombak dari atas kuda. Masyarakat akan berburu nyale sebelum menggelar upacara Pasola.

Bukit Lendongara

Bukit Lendongara (foto; blog.frameatrip.com)Sumba juga memiliki tempat wisata alam perbukitan yang sangat memanjakan mata. Bukit Lendongara berlokasi di Kabupaten Sumba Barat.

Bukit dengan hamparan rumput dengan kontur perbukitan yang menyerupai gelombang juga menambah nilai keindahan dari Bukit Lendongara. Saat musim kemarau tiba, hamparan rumput yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi kuning kecoklatan. 

Pemandangan indah ini memberikan nuansa berbeda dan bisa kalian nikmati dari Bukit Lendongara. Hamparan rumput ini bagaikan padang savana yang sangat indah dan eksotis.

Sangat cocok untuk bersantai sambil menghirup udara segar dan tempat merelaksasikan pikiran. Warna jingga di langit saat senja yang berpadu padan dengan hamparan rumput kuning kecoklatan menambah uniknya pesona Bukit Lendongara.

Pantai Londa Lima

Pantai Londa Lima (foto; picture.triptrus.com)Pantai Londa Lima terletak di Desa Kutta, kurang lebih 15 km barat laut Kota Waingapu, Nusa Tenggara Timur. 

Nama Londa Lima sendiri dalam bahasa Sumba berarti bergandengan tangan atau beramai-ramai. Pantai Londa Lima sering disebut sebagai Pantai Kuta yang artinya Sirih atau daun sirih karena terletak di Desa Kuta. 

Hamparan pasir putih dan laut yang tenang, pohon-pohon besar yang rindang di pinggir Pantai Londa Lima menjadikan pantai ini menjadi tempat favorit saat musim liburan tiba. Warna air laut di pantai ini cukup unik karena pantai yang landai dan menukik tajam ke laut dalam di antara Pulau Sumba dan Flores.

Selain itu, ada juga pohon unik yang tumbuh di sepanjang pantai ini. Pohonnya tidak memiliki daun, hanya berbunga merah menyala. Selain bisa berjemur dan memancing, kalian juga bisa membeli ikan segar hasil tangkapan para nelayan lokal di pantai londa lima.

Keunikan yang terakhir yaitu pantai Londa Lima merupakan tempat dilaksanakannya Upacara Hamayang atau Upacara adat Marapu.

Pantai Kerewei

Pantai Kerewei (foto; tripsumba.com)Pantai Kerewei bagaikan surga tersembunyi di Sumba. Pantai ini merupakan salah satu objek wisata tersembunyi yang ada di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Terletak di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Pantai ini sangat terkenal dengan bagi dunia selancar atau surfing, ombak di pantai ini sangat cocok sekali bagi para pecinta olahraga air ini. 

Selain itu kamu bisa melakukan aktivitas yang seru seperti, berjalan kaki di sepanjang pantai, fotografi, dan eksplorasi tebing dengan hiking.

Pantai kerewei dari sisi lain tampak membentuk seperti sebuah teluk. Selain itu kamu dapat menemukan tempat bertelurnya penyu-penyu, tempat budidaya rumput laut, 
serta pemandangan batu yang bolong di tengah laut yang bisa dijadikan background swafoto saat air surut

Sumba sudah seharusnya menjadi salah destinasi yang wajib masuk urutan paling atas dalam wishlist liburan kalian. 

Begitu banyak keindahan alam yang masih asri dan memukau mata ada di Sumba. Berbagai pulau-pulau kecil di sekitar Sumba juga menyimpan keindahan alam lainnya yang mungkin saja belum banyak terjamah. Selamat berlibur ke Sumba!