Tagar 'Pajak Peras Rakyat' Trending di Twitter, Apa Penyebabnya?

Tagar #PajakPerasRakyat menjadi trending, ini penyebabnya.

Tagar 'Pajak Peras Rakyat' Trending di Twitter, Apa Penyebabnya?
Tagar 'Pajak Peras Rakyat' Trending di Twitter, Apa Penyebabnya?

Komisi XI DPR RI sahkan Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (RUU HPP) pada 7 Oktober 2021. Akun Twitter resmi Ditjen Pajak Republik Indonesia menjelaskan UU HPP menyambut hal tersebut.

“UU HPP ini merupakan instrument yang sangat dibutuhkan sebagai bagian dari reformasi structural di bidang perpajakan dalam jangka mewujudkan cita-cita Indonesia,” sebutnya dalam salah satu unggahan pada 7 Oktober 2021.

Adapun tujuan UU HPP ini adalah untuk memperluas bisnis pajak, menciptakan keadilan, kesetaraan, dan kepastian hukum, penguat administrasi perpajakan, dan meningkatkan kepatuhan.

Dalam UU HPP ada beberapa perubahan dan aturan baru yang tertuang. Pertama, dalam Bracket Penghasilan Tidak Kena Pajak tarif I diperluas menjadi 0-60 juta di atas PTKP dengan tariff 5%. Untuk asas keadilan, lapisan tarif atas ditambah untuk rentang penghasilan >5M menjadi 35% dari sebelumnya 30%.

Kedua, PPh UMKM dalam UU HPP mengatur ulang batas penghasilan dengan lebih adil bahwa UMKM dengan penghasilan sampai Rp500 juta tidak kena pajak.

Mengubah aturan sebelumnya yang tidak memiliki batas ini sehingga berapapun penghasilan UMKM akan kena pajak.

Ketiga, pengaturan ulang PPN. Sembako, Jasa Kesehatan, Jasa Pendidikan, Jada Pelayanan Sosial, dan beberapa jenis jasa lainnya BEBAS PPN. Sementara itu terkait kenaikan tarif PPN, akan dilakukan secara bertahap.

Keempat menjadi Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak. Aturan ini adalah implementasi integrasi data kependudukan dan perpajakan.

Namun, ini bukan berarti semua orang wajib pajak. Yang wajib membayar pajak adalah golongan masyarakat yang tergolong sebagai wajib pajak.

Beberapa aturan baru ini dirasa kurang tepat jika dilakukan tepat di tengah momentum membangkitkan ekonomi pandemic Covid-19. Salah satunya yakni menaikkan PPN sebesar 12% yang mana bisa jadi menaikkan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Hal ini kembali menjadi perbincangan di Twitter, hingga #PajakPerasRakyat menjadi trending hari ini.