Tagar ‘Tangkap Babe Aldo’ Trending di Twitter

Aksi Babe Aldo menentang pemaksaan vaksin kepada masyarakat, utamanya kepada anak-anak, menuai respon dari warganet. Warganet merasa pernyataan Babe Aldo yang menentang program pemerintah dan terdapat banyak ujaran kebencian hingga dikhawatirkan mengandung hoax.

Tagar ‘Tangkap Babe Aldo’ Trending di Twitter
Tagar ‘Tangkap Babe Aldo’ Trending di Twitter

Video Ali Ridho Assegaf alias Babe Aldo menentang pemaksaan vaksin kepada masyarakat, utamanya kepada anak-anak beredar di media sosial, Jumat (14/01/2022). Video tersebut adalah aksi ‘Aliansi Rakyat Menggugat‘ saat melakukan demo di depan gedung Kementerian Kesehatan, Kamis (13/01/2022).

Terkait tudingan penyebar hoax soal vaksin, Babe Aldo langsung menanggapi hal tersebut. Orang yang menuding Aldo ditantang untuk membuktikan bahwa dirinya penyebar hoax.

Bahkan, Babe Aldo juga memantang orang yang menudingnya untuk melaporkan dirinya jika memang dianggap hoax.

Aksi yang dipimpin oleh Babe Aldo tersebut, menuai respon dari warganet. Warganet merasa pernyataan Babe Aldo yang menentang program pemerintah dan terdapat banyak ujaran kebencian hingga dikhawatirkan mengandung hoax.

“Jadi pngen tau jika nanti di tangkap. tetap menantang  atau tetap menyerah y?... #TangkapBabeAldo” tulis akun @al_lasan.

“Pemecah belah bangsa ini harus segera ditangkap pak @DivHumas_Polri udah sangat meresahkan warga dan masyarakat dengan perkataan hoaknya #TangkapBabeAldo” tulis akun @husen_nkri.

“Mau tolak vaksin, terserah.. Wong nantinya yg merasakan juga ente sendiri. Tapi jangan salah..munculnya Hestek #TangkapBabeAldo krena tuduhan brutal kpada @KemenkesRI sbagai Sarang Mafia.. Kementerian Kesehatan adlh salah satu lembaga negara. Tugas aparat hukum melindungi nya.” Tulis akun @WagimanDeep212_.

Sebelumnya dalam gugatannya, Babe Aldo meminta kepada orang-orang di depannya untuk menjaga anak-anak mereka. Bahkan, ia menyarankan bahwa jika anak-anak diancam tidak boleh sekolah jika tidak vaksin, maka lebih baik orang tua memberhentikan anak sekolah.

Babe Aldo lantas menyindir bahwa pihaknya hanya ingin penjelasan mengapa anak dipaksa vaksin, namun Kemenkes tak menemui mereka.

Ia menyindir bahwa Kemenkes seperti takut adu data dan pengecut sebab sudah menjanjikan diskusi, namun ujungnya tak menemui mereka.