Uniknya Kerupuk Melarat Cirebon, Gorengnya Pake Pasir!

Sebagian dari anda pasti pernah dengar kerupuk melarat. Kerupuk melarat adalah kuliner unik dari Cirebon karena proses penggorengan menggunakan pasir. Simak ulasan tentang kerupuk melarat berikut ini.

Uniknya Kerupuk Melarat Cirebon, Gorengnya Pake Pasir!
Uniknya Kerupuk Melarat Cirebon, Gorengnya Pake Pasir!

MPOTIMES - Sebagian dari anda pasti pernah dengar kerupuk melarat. Kerupuk melarat adalah kuliner unik dari Cirebon karena proses penggorengan menggunakan pasir. Simak ulasan tentang kerupuk melarat berikut ini.

Cukup banyak pengunjung atau pemudik berbelanja krupuk melarat Cirebon saat ingin kembali lagi ke Jakarta. Krupuk melarat ialah nama krupuk ciri khas yang banyak dipasarkan di Pantura Cirebon.

Krupuk sebagai salah satunya panganan yang disukai oleh sebagian besar warga Indonesia. Karena sangat terkenalnya, krupuk sering datang dalam tiap acara resmi atau non resmi sebagai pengiring makanan khusus.

Rasanya yang renyah dan teksturnya yang gurih, membuat makanan yang dibikin dengan dimasak ini sering menjadi bintang kuat dari tiap wilayah di Indonesia. Tetapi di Kota Cirebon, Jawa Barat, kita akan menjumpai sebuah krupuk yang unik dan berlainan dari tipe yang lain, namanya krupuk melarat.

Uniknya Kerupuk Melarat Cirebon, Gorengnya Pake Pasir!

Asal Usul Kerupuk Melarat Cirebon

Krupuk yang mempunyai wujud lumayan lebar dan besar itu kabarnya telah ada semenjak jaman penjajahan Belanda pada tahun 1920-an. Waktu itu, krupuk melarat mulai terkenal sebagai makanan alternative warga Kota Cirebon.

Salah satunya hal unik sebagai keunikan krupuk melarat ialah langkah menggorengnya yang lain. Krupuk yang sama dengan warna-warninya ini rupanya dimasak memakai pasir khusus, bukan memakai minyak.

Diambil dari Liputan6, Budayawan Cirebon, Nurdin M. Noor mengutarakan bila panggilan melarat karena langkah menggorengnya yang memakai pasir.

Salah satunya pemicunya karena di periode penjajahan warga banyak yang tidak mempunyai minyak goreng akibatnya karena depresi ekonomi yang menerpa negara jajahan seperti Indonesia.

Baca Juga : Docang Makanan Legendaris Sejak Zaman Walisongo 

Uniknya Kerupuk Melarat Cirebon, Gorengnya Pake Pasir! (foto; cdn.idntimes.com)

Krupuk melarat dimasak gunakan pasir. Waktu itu krupuk melarat dipandang seperti cemilan yang kebuang. Saat terjadi kelangkaan dan tertimpangan ekonomi itu, warga Cirebon manfaatkan apa saja untuk menolong industri krupuk yang gantungkan pada minyak goreng, satu diantaranya manfaatkan pasir.

Baca Juga : Sop Buah Cirebon, Obat Penyegar Teriknya Pantura!

Nurdin mengatakan bila cita-rasa krupuk jadi lebih gurih dan nikmat dan sehat saat dimasak memakai pasir. Warga juga menggoreng krupuk dengan memakai pasir sebagai alternatif minyak dan hasilnya justru nikmat. Krupuk melarat itu hasil kreasi warga Pantura Cirebon.

Pasir yang dipakai untuk menggoreng krupuk juga bukan pasir asal-asalan, tetapi pasir pegunungan yang telah melalui proses filtrasi dari batu-batuan.

Sesudah lembut, pasir selanjutnya dicuci supaya terlepas dari tanah liat yang melekat. Seterusnya pasir dijemur untuk hasilkan pasir yang bersih dan kering. Kemudian, baru pasir pantas dipakai sebagai alternatif minyak.

Tetapi rupanya, nama itu bukan nama pertama kali yang diberi pembikin krupuk itu pada 1926. Awalnya namanya Krupuk Mares. Nama krupuk mares beralih menjadi krupuk melarat sekitaran tahun 1980-an.

Nurdin menerangkan, nama krupuk mares memiliki arti 'tanah' dan 'ngeres' atau olahan pasir yang kasar. Nama krupuk mares selanjutnya beralih menjadi krupuk melarat sekitaran tahun 1980-an.

Panggilan krupuk melarat itu, katanya, dikasih ke orang kota karena dipandang seperti lambang orang melarat. Kelihatan dari langkah menggorengnya tidak memakai minyak tanah.

Nurdin menjelaskan, pembuatan krupuk melarat sebelumnya terkait dengan depresi ekonomi yang menerpa dunia pada 1920-an. Belanda yang menjajah Indonesia ikut juga terserang dampaknya. Begitu halnya Indonesia yang berpengaruh ke wilayah seperti Cirebon.

Karena depresi ekonomi, warga kesusahan memperoleh minyak goreng untuk menggoreng krupuk. Tetapi, keadaan itu malah menggerakkan masyarakat lebih inovatif.

Sebetulnya bukan hanya krupuk melarat yang sukses dibuat dalam saat-saat sulit itu. Masyarakat Pantura membuat beberapa cemilan ciri khas Cirebon yang lain, seperti tike, umbi, lantak, dan emping.

Krupuk melarat umumnya dipadankan dengan sambal ciri khas Cirebon, seperti sambal asam, sambal dage atau oncom. Sekarang ini, krupuk yang sama dengan warga melarat itu makin digemari semua kelompok. Ditambah warga di luar Cirebon.

Baca Juga : Ayam Goreng Bahagia, Ayam Aja Bahagia, Masa Kamu Engga?!

Uniknya Proses Penggorengan Kerupuk Melarat

Uniknya Kerupuk Melarat Cirebon, Gorengnya Pake Pasir! (foto; foto.wartaekonomi.co.id)

Melarat pada krupuk melarat disimpulkan sebagai proses penggorengan yang tidak memakai minyak kelapa, tetapi memakaia pasir panas, yang sebelumya telah dibikin bersih lebih dulu dengan proses pengeringan dan kemudiaan proses filtrasi dengan tehnik diayak, pasir ini sendiri umumnya memakai pasir sungai.

Tehnik penggorengan berbahan masaknya pasir ini, dijumpai kurang kandungan minyak pada krupuknya, berlainan dengan krupuk yang dimasak dengan minyak makan.

Disamping itu krupuk secara umum mempunyai beragam jenis beragam warna, maksudnya untuk memengaruhi ketertarikan membeli customer. Secara tradisionil pembikinan Krupuk melarat untuk pewarnaannya memakai bahan warna makanan yang dari tumbuhan, hingga benar-benar berkesan alami.

Sumber bahan warna makanan salah satunya misalnya ialah Pandan, hati air pandan yang serat warna hijau dipakai untuk bahan tambahan Krupuk melarat jadi warna hijau, seterusnya ada Krupuk melarat warna kuning, warna itu dapat didapat dari perasan air kunyit yang telah dilumatkan.

Ada pula Krupuk melarat yang warna Merah, warna merah pada Krupuk didapat dari sumber buah bit atau buah naga selainnya bagus berwarna, mempunyai kandungan faedah untuk badan.

Proses pembikinan Krupuk melarat terdiri jadi proses-proses diawali dari menambah bahan khusus yaitu tepung tapioka, selanjutnya garam.

Seterusnya ada proses pemberian warna, berikut yang sudah dilakukan untuk percantik penampilan Krupuk melarat, selanjutnya ada proses pencetakkan krupuk, sesudah adonan warna, krupuk diciptakan sama sesuai pesanan. Diteruskan dengan proses pengukusan, proses ini membuat tepung Krupuk melarat jadi masak.

Proses seterusnya penjemuran adonan krupuk, umumnya beberapa aktor usaha menjemurnya langsung di bawah cahaya matahari, tidak memerlukan waktu lama, bila cukup kering bisa diangkat. Lanjut di proses penggorengan, seperti info di atas awalnya, penggorengan ini memakai pasir sungai.

Baca Juga : Empal Gentong H. Apud Cirebon, Kuliner Nikmat Sejak 1994

Pusat produksi krupuk ini ada di Kecamatan Weru. Saat makan, kedatangan krupuk melarat sebagai pendamping bisa menambahkan lezat makanan, apa lagi nikmati kulineran seperti ikan asin dan sambal terasi dari Cirebon, nafsu makan dapat semakin.

Hal menarik dari krupuk melarat ini rupanya di masa kini krupuk itu sering menjadi sasaran untuk warga di luar Kota Cirebon, terutamanya bila masuk saat liburan panjang. Beberapa konsumen yang rerata memakai mobil membuat krupuk berasa renyah dan sedikit manis itu naik kelas.

Bila kita beli langsung ke sentranya di daerah tengah Tani, Plered, pelancong akan disuguhi beragam tipe krupuk melarat (krupuk lebar sampai krupuk upil). Umumnya warga Cirebon akan melahap krupuk unik itu dengan sambal khusus ciri khas kota udang seperti sambal asam, sambal oncom atau dage dan sambal kacang pedas.

Simak juga artikel menarik lain tentang oleh-oleh Cirebon, Kuliner Malang, Kuliner Aceh, Kuliner Medan dan Kuliner Riau di halaman utama. Selamat membaca!